Pernah merasa gemas saat memotong paprika karena biji-biji kecilnya malah berhamburan mengotori talenan dan dapur? Belum lagi kerepotan membilas irisan paprika satu per satu hanya demi membersihkan biji yang menempel pada bagian dalam dagingnya.
Rahasia Cara Memotong Paprika yang Benar Biji Tidak Berantakan, Bersih!

Cara lama dengan membelah dua atau memotong langsung dari atas bikin biji paprika berhamburan dan membuang banyak daging.
Teknik The Roll-Out memanfaatkan anatomi paprika untuk memisahkan seluruh inti biji dalam sekali irisan horizontal.
Metode ini bikin persiapan masak lebih efisien, jauh lebih aman saat diiris, serta menerapkan prinsip zero waste.
Keresahan di dapur ini sebenarnya terjadi karena cara potong yang kurang tepat. Kebiasaan membelah dua atau memotong langsung dari atas ternyata merusak struktur inti bijinya. Tenang, ada trik taktis berbasis anatomi paprika yang bisa bikin proses memasak jadi jauh lebih bersih dan cepat!
Kenapa Cara Lama Memotong Paprika Kurang Efektif?

ilustrasi memotong paprika (pexels.com/Sarah Chai) Memotong paprika secara langsung dari bagian atas atau membelahnya menjadi dua bagian simetris akan langsung merobek kantong biji di dalamnya. Akibatnya, biji paprika berhamburan ke mana-mana dan mengotori talenan.
Selain membikin dapur berantakan, cara lama ini juga membuat banyak bagian daging paprika di sekitar inti dan tangkai terbuang secara cuma-cuma.
Langkah 1 & 2: Potong Kedua Ujung dan Iris Dinding Samping

ilustrasi memotong paprika (pexels.com/Hashtag Melvin) Rebahkan paprika secara horizontal di atas talenan. Gunakan pisau tajam untuk memotong bagian atas (dekat tangkai) dan bagian bawah (pantat paprika) secara mendatar. Simpan kedua potongan ujung ini karena dagingnya masih bisa dipakai.
Setelah itu, berdirikan paprika secara vertikal. Iris satu sisi dinding samping paprika dari atas ke bawah. Cukup iris bagian kulit dan daging luarnya saja, jangan sampai pisau menembus inti biji di tengah.
Langkah 3 & 4: Gulirkan Daging Paprika (The Roll-Out)

ilustrasi memotong paprika (freepik.com/prostooleh) Masukkan mata pisau ke dalam irisan samping tadi, lalu rebahkan paprika. Gulirkan atau bentangkan dinding paprika ke arah samping sambil pisau mengiris membran putih di bagian dalam secara horizontal.
Lewat metode The Roll-Out ini, kamu akan mendapatkan satu lembaran panjang daging paprika yang sangat bersih. Seluruh inti biji dan tangkainya tetap menempel utuh di tengah tanpa ada satu pun biji yang rontok.
4. Tiga Keuntungan Utama Metode Potong Anatomi

ilustrasi memotong paprika (pexels.com/Gustavo Fring) Teknik ini membawa banyak manfaat praktis saat kamu berkreasi di dapur:
- Efisiensi Waktu
- Tidak perlu membuang waktu untuk mencuci atau membersihkan biji-biji kecil yang menempel pada daging.
- Keamanan Maksimal
- Lembaran daging paprika yang datar jauh lebih stabil di atas talenan. Posisi ini sangat aman saat diiris menjadi bentuk julienne (korek api) maupun dice (dadu) dibandingkan memotong daging yang melengkung.
- Zero Waste
- Potongan bagian atas dan bawah yang disisihkan di awal bisa langsung dicincang halus, sehingga tidak ada bahan makanan yang terbuang sia-sia.
Memotong bahan masakan dengan teknik yang benar tak hanya menghemat waktu persiapan di dapur, tetapi juga menjaga area memasak tetap rapi dan menyenangkan. Sekali menguasai teknik gulir ini, kamu tidak akan pernah mau kembali ke cara potong lama.
Nah, apakah kamu termasuk tim yang suka kesal sendiri gara-gara biji paprika berantakan di talenan? Yuk, langsung praktikkannya trik ini saat memasak hari ini dan bagikan tipsnya ke teman-harimu!
- Efisiensi Waktu

















