Suasana pemantauan Sirekap Pilkada 2024 di KPU, Jumat (29/11/2024). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Namun, berbeda dengan kontestasi pemilihan gubernur di DK Jakarta yang harus menelan kekalahan, di mana pasangan yang diusung KIM Plus, Ridwan Kamil-Suswono kalah dari paslon PDIP Pramono Anung-Rano Karno. Menanggapi hal tersebut, Jokowi berkilah. Ia mengatakan, kalah menang merupakan hal biasa dalam sebuah kompetisi.
"Yang namanya kompetisi, namanya pilihan gubernur, yang namanya pilihan bupati dan wali kota itu ada yang menang, pasti ada yang kalah, biasa. Dalam politikpun juga seperti itu," jelasnya.
"Sekali lagi saya ulang-ulang, kalau yang menang tetap rendah hati, yang kalah kedepan masih ada lima tahun lagi, masih ada kesempatan ikut pilkada lagi," imbuhnya.
Kendati demikian, Jokowi meminta masyarakat untuk menunggu hasil penghitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Ya nanti menunggu saja real count dan penetapan KPU. Semua provinsi, kabupaten dan kota," katanya.