Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
RS Telogorejo Semarang Pakai Teknologi Robot Tangani Operasi Sendi Lutut
Teknologi robotik yang dinamai Robotic Knee System (RONEE) jadi andalan RS Telogorejo Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • RS SMC Telogorejo Semarang menghadirkan teknologi robotik RONEE untuk operasi sendi lutut total, menawarkan akurasi tinggi melalui integrasi dengan CT Scan guna meningkatkan presisi tindakan medis.
  • RONEE membantu dokter ortopedi menentukan titik potong tulang dan penempatan implan secara presisi, memungkinkan pemulihan pasien lebih cepat dengan sistem rehabilitasi terstruktur pascaoperasi.
  • Selain RONEE, RS Telogorejo juga meresmikan layanan Wound Management Center dan One Day Surgery yang menonjolkan efisiensi, kenyamanan pasien, serta penerapan teknik bedah modern minimal invasif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Sebuah mesin robotik digunakan untuk membantu penanganan operasi sendi lutut total di RS SMC Telogorejo Semarang. Manajemen rumah sakit tersebut menyatakan pemakaian teknologi robotik untuk tindakan operasi sendi lutut jadi terobosan termutakhir karena alat yang digunakan tingkat akurasi yang tinggi. 

Teknologi robotik yang dinamai Robotic Knee System (RONEE) menjadi salah satu inovasi medis yang diterapkan untuk perawatan sendi lutut. 

Direktur Utama SMC RS Telogorejo, dr Alice Sutedjo Lisa mengatakan dengan menghadirkan teknologi robotik, setidaknya bisa mengoptimalkan tindakan operasi sendi lutut. 

"Pada titik ini teknologi yang dihadirkan dengan menghubungkan CT Scan. Sehingga bagi pasien bisa merasakan layanan yang maksimal. Oleh karena itu kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Yayasan Telogorejo. Termasuk bagi dokter dan pasien yang memberikan layanan prima," kata Lisa di sela peresmian layanan teknologi RONEE di lantai tiga rumah sakitnya, Selasa (31/3/2026). 

1. RONEE dirancang untuk membantu dokter mengambil tindakan terukur

Peresmian teknologi robotik RONEE. (IDN Times/Fariz Fardianto)

RONEE dirancang untuk membantu dokter dalam melakukan tindakan lebih terukur dan akurat. Teknologi robotik tersebut dimanfaatkan sebagai alat berbasis CT Scan. Sehingga setiap tindakan dapat dipersiapkan secara detail sebelum operasi dilakukan. 

Dengan dukungan sistem robotik, maka seorang dokter ortopedi dapat menentukan titik potong tulang dan penempatan implan secara lebih presisi, sehingga prosedur Total Knee Replacement (TKR) menjadi lebih optimal dibandingkan pendekatan konvensional. 

Dari sisi persiapan, pasien akan menjalani evaluasi kondisi fisik maupun medis, termasuk pemeriksaan jantung, paru, serta optimalisasi kondisi seperti tekanan darah dan gula darah. Pasien juga akan mendapatkan edukasi serta latihan penguatan otot sebelum operasi sebagai bagian dari persiapan yang komprehensif.

Pasca tindakan, proses pemulihan dirancang secara sistematis. 

Pasien bahkan dapat mulai mobilisasi sejak hari pertama, dilanjutkan dengan latihan berjalan dalam beberapa hari berikutnya. Dalam waktu beberapa minggu, fungsi lutut berjalan kembali secara bertahap, dan dalam beberapa bulan pasien dapat kembali menjalani aktivitas normal. 

"Teknologi robotik adalah alat. Tapi empati yang tulus adalah pelayanan andalan kami," jelasnya. 

2. RS Telogorejo juga resmikan dua layanan lain

Dirut RS Telogorejo Semarang Alice Lisa memberi sambutan dihadapan para hadirin. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sedangkan, Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo Semarang, Ir Hendro Sutantyo mengutarakan RONEE merupakan satu dari tiga layanan yang diresmikan hari ini. 

Dua layanan lainnya yakni layanan Wound Management Center (WMC) dan One Day Surgery (ODS). Adapun layanan WMC hadir sebagai pusat perawatan luka yang didukung tenaga medis tersertifikasi guna mempercepat  penyembuhan luka pasca operasi. 

Sementara itu, ODS memungkinkan pasien menjalani berbagai tindakan operasi tanpa perlu rawat inap, berkat dukungan teknik bedah minimal invasif dan anestesi modern yang memungkinkan pasien pulih lebih cepat dan nyaman.

"Kami mengirimkan dokter ke Korsel dan China agar mereka diberikan bekal keterampilan bidang teknologi medis yang memadai," tuturnya. 

RS Telogorejo hadirkan standar layanan kesehatan canggih. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Khusus pengoperasian RONEE, katanya jadi wujud nyata kebanggaan RS Telogorejo.

"Karena teknologi medis ini ditunjang dokter spesialis yang mumpuni yang memiliki kualitas terbaik," jelasnya. 

Melalui integrasi antara teknologi robotik, layanan bedah modern, dan perawatan pasca tindakan yang optimal, pihaknya menghadirkan standar baru dalam pelayanan kesehatan. Tidak hanya berfokus pada keberhasilan tindakan medis, tetapi juga pada kenyamanan, efisiensi, dan kualitas hidup pasien setelah perawatan.

Dengan inovasi tersebut, SMC RS Telogorejo semakin menegaskan komitmennya untuk terus berkembang dan menjadi rumah sakit rujukan utama. 

Editorial Team