Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sarang Walet Sampai Tengiri Asal Jateng Tembus 119 Negara
Potret sarang walet siap konsumsi (premiumnest.com.au)
  • Produk olahan hewan dan tumbuhan asal Jawa Tengah menembus 119 negara hingga Juli 2026, didukung 14.960 penerbitan sertifikat ekspor dengan nilai transaksi Rp10,9 triliun.
  • Komoditas ekspor unggulan mencakup sarang walet, kulit hewan, produk perikanan, pupuk, kayu, furnitur, dan melati; gula merah UMKM rutin dikirim ke 43 negara.
  • Barantin berfokus mempercepat layanan digital, mendampingi UMKM, dan menstandarkan fasilitas karantina sambil menjaga biosecurity, mutu, ketertelusuran, serta persyaratan sanitari-fitosanitari negara tujuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Januari-Juli 2026

Gula merah produksi UMKM Jawa Tengah rutin diekspor ke 43 negara, termasuk 10 negara tujuan yang disebutkan Barantin.

Juli 2026

Produk olahan hewan dan tumbuhan dari Jawa Tengah menembus pasar di 119 negara. Barantin menerbitkan 14.960 sertifikat ekspor dengan nilai transaksi Rp10,9 triliun.

22 Agustus 2026

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menyatakan percepatan layanan, penguatan sistem digital, pendampingan UMKM, dan standardisasi fasilitas karantina akan dilakukan untuk mendukung ekspor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Produk olahan hewan dan tumbuhan asal Jawa Tengah, termasuk sarang walet, hasil perikanan, kayu, furnitur, dan gula merah, telah diekspor ke 119 negara dengan nilai transaksi Rp10,9 triliun hingga Juli 2026.
  • Who?
    Pelaku usaha Jawa Tengah, termasuk UMKM, mengekspor komoditas tersebut. Badan Karantina Indonesia melalui Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menangani fasilitasi dan sertifikasi ekspor.
  • Where?
    Ekspor berasal dari Jawa Tengah menuju 119 negara. Forum Jaring Asmara berlangsung di Kantor Barantin Jawa Tengah, Madukoro, Semarang.
  • When?
    Data ekspor tercatat hingga Juli 2026. Abdul Kadir Karding menyampaikan komitmen layanan Barantin dalam Forum Jaring Asmara pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
  • Why?
    Barantin mempercepat layanan untuk membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan kesehatan, keamanan hayati, sanitari-fitosanitari, ketertelusuran, serta ketentuan negara tujuan ekspor.
  • How?
    Barantin menerbitkan 14.960 sertifikat ekspor hingga Juli 2026, menguatkan sistem digital, pendampingan UMKM, dan standardisasi fasilitas tindakan karantina tanpa mengurangi standar biosecurity.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Barang dari Jawa Tengah, seperti sarang walet, ikan, kayu, dan gula merah, dikirim ke 119 negara. Sampai Juli 2026, banyak surat izin ekspor sudah dibuat. Nilainya Rp10,9 triliun. Pak Abdul Kadir Karding dari Barantin ingin layanan dibuat lebih cepat. Tapi barang tetap harus aman dan sehat. UMKM juga akan dibantu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jangkauan ekspor produk Jawa Tengah hingga 119 negara menunjukkan bahwa keragaman komoditas lokal dapat menjangkau pasar internasional ketika didukung sertifikasi dan pengawasan yang memadai. Komitmen Barantin mempercepat layanan digital, mendampingi UMKM, serta menjaga standar biosekuriti menciptakan ruang yang lebih tertata bagi pelaku usaha untuk memperkuat mutu dan ketertelusuran produknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sejumlah produk olahan hewan dan tumbuhan yang diproduksi pelaku usaha asal Jawa Tengah telah menembus pasar ekspor di 119 negara. Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyatakan sampai Juli 2026 telah menerbitkan sertifikat ekspor sebanyak 14.960 kali.

Untuk transaksi ekspor dalam kurun waktu bersamaan mencapai Rp10,9 triliun.

1. Karding tegaskan optimalkan layanan untuk bisnis Internasional

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding berbicara dalam Forum Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Jaring Asmara) di Kantor Barantin Jawa Tengah, Madukoro Semarang, Sabtu, (22/8/2026). (IDN Times/Dok Humas Barantin Jateng)

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan, percepatan layanan menjadi salah satu fokus transformasi kelembagaan Barantin untuk mendukung pelaku usaha menembus pasar global.

"Barantin berkomitmen terus memfasilitasi perdagangan dengan memberikan pelayanan secara optimal dan responsif terhadap dinamika bisnis internasional," ungkapnya saat berbicara dalam Forum Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Jaring Asmara) di Kantor Barantin Jawa Tengah, Madukoro Semarang, Sabtu, (22/8/2026).

2. Daftar komoditas unggulan Jateng

Ilustrasi tambak udang vaname.(IDN Times/Daruwaskita)

Berdasarkan catatan Barantin Jateng, ragam produk olahan hewan maupun tumbuhan yang kerap diekspor mulai sarang burung walet, kulit kambing, kulit sapi, bulu bebek, dan pupuk. Lalu ada juga produk perikanan  seperti cumi-cumi, ikan tenggiri, udang vaname, ikan kerapu, dan ikan kakap.

Selain itu, komoditas tumbuhan yang menjadi unggulan ekspor Jawa Tengah antara lain kayu lapis, kayu albasia, furnitur, bunga melati segar, dan kayu veneer.

Besarnya potensi ekspor Jawa Tengah terlihat dari data sistem sertifikasi BEST TRUST (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology).

3. Karding janji fasilitasi UMKM

Kepala Badan Pusat Karantina Pertanian Hewan Tumbuhan Abdul Kadir Karding didampingi Kepala Barantin Jateng saat cek kondisi bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Karding mengatakan masukan dari pelaku usaha penting untuk memastikan kebijakan dan layanan karantina tidak hanya memenuhi aspek pengawasan, tetapi juga mampu mengikuti dinamika perdagangan internasional.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah bagaimana layanan karantina dapat berlangsung lebih cepat dan efisien melalui penguatan sistem digital.

Selain itu, Barantin akan memperkuat pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong standardisasi fasilitas tindakan karantina.

4. Gula merah juga tembus 10 negara

ilustrasi gula merah (vecteezy.com/ Surut Wattanamaetee)

Karding menegaskan, percepatan layanan bukan berarti mengurangi standar keamanan hayati atau biosecurity. Sebaliknya sistem karantina harus mampu memastikan komoditas yang keluar maupun masuk Indonesia memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan hayati sekaligus memenuhi ketentuan negara tujuan.

"Barantin bertindak sebagai penjaga perbatasan ekonomi sekaligus fasilitator perdagangan. Kami mengawal peningkatan mutu produk, pemenuhan standar sanitari-fitosanitari atau SPS negara tujuan, ketertelusuran, hingga hilirisasi komoditas ekspor," kata Karding.

Contohnya seperti gula merah yang diproduksi UMKM Jawa Tengah. Berdasarkan data BEST TRUST, gula merah asal Jawa Tengah sepanjang Januari-Juli 2026 telah rutin diekspor ke 43 negara.

Sepuluh negara tujuan ekspor gula merah terdiri dari Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Inggris, Yunani, Australia, Peru, Kanada, Belgia, dan Meksiko.

Karding mengatakan capaian tersebut harus terus didorong dengan memperkuat kualitas produk dan memastikan pelaku usaha memahami persyaratan pasar internasional.

"Jaring Asmara bukan sekadar nama, melainkan komitmen institusi untuk merangkul masyarakat usaha dengan pendekatan yang humanis, inklusif, dan transparan," kata Karding.

Ia mengatakan Barantin akan menggunakan masukan dari pelaku usaha sebagai bahan untuk memperbaiki layanan di lapangan.

"Keandalan sistem biosecurity nasional harus tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kelancaran arus logistik perdagangan internasional," urainya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article