Sekda Jateng Ingatkan Plt Bupati Pati Atur ASN Basis Kompetensi

- Pelayanan publik harus berjalan siapapun pemimpinnya
- Manajemen talenta untuk jaga birokrasi daerah
- BKN pantau sistem di Pati masih bisa berjalan baik
Semarang, IDN Times - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyarankan kepada Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra untuk menata ulang para ASN sesuai kompetensi masing-masing.
Sumarno juga mengungkapkan penataan ASN perlu menjalankan sistem manajemen talenta supaya tidak terpengaruh dinamina yang sedang berkembang saat ini.
"Beban jabatan dalam pemerintahan itu berat. Karena itu, harus diberikan kepada ASN yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk menjalankannya,” kata Sumarno saat peluncuran Komitmen Pelaksanaan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Pendopo Pati, Sabtu (24/1/2026).
1. Pelayanan publik harus berjalan siapapun pemimpinnya

Ia mengatakan, implementasi manajemen talenta ASN setiap daerah tetap harus dilaksanakan, tanpa terpengaruh dinamika politik maupun perubahan kepemimpinan daerah.
Hal ini dinilai penting untuk memastikan birokrasi tetap berjalan profesional dan berkelanjutan.
“Manajemen talenta ini penting untuk memastikan birokrasi tetap bekerja secara profesional dan stabil. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, siapa pun pemimpinnya,” akunya.
Menurut dia, penataan ASN berbasis kompetensi menjadi kunci, agar pelayanan publik tetap optimal dan kepercayaan masyarakat terjaga.
2. Manajemen talenta untuk jaga birokrasi daerah

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra berkata manajemen talenta menjadi strategi penting untuk menjaga kesinambungan birokrasi daerah.
“Manajemen talenta menjadi strategi bagi kami untuk memastikan birokrasi Kabupaten Pati tetap profesional dan fokus melayani masyarakat,” ujarnya.
3. BKN pantau sistem di Pati masih bisa berjalan baik

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrullah mengapresiasi Kabupaten Pati yang dinilai terus bergerak dan menunjukkan kemajuan, meski menghadapi berbagai tantangan.
“Kami melihat Kabupaten Pati terus bergerak dan berkembang. Sistem yang dibangun tetap bisa berjalan dengan baik, meskipun daerah ini sedang menghadapi musibah,” jelas Zudan.


















