Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Selama Kampanye Mahfud MD Gak Pernah Pakai Fasilitas Negara: Saya Beri Contoh!

Selama Kampanye Mahfud MD Gak Pernah Pakai Fasilitas Negara: Saya Beri Contoh!
Pasangan Ganjar dan Mahfud usai debat cawapres keempat di JCC pada Minggu (21/1/2024). (youtube.com/medcom id TV POOL)
Share Article

Semarang, IDN Times - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan dirinya berusaha semaksimal mungkin memberikan contoh yang baik sebagai peserta Pemilu 2024.

Pria yang saat ini masih menjabat Menkopolhukam tersebut berkata tak pernah menggunakan fasilitas negara selama berkampanye ke sejumlah daerah. 

Ia menuturkan sebagai seorang menteri, dirinya tidak pernah sekalipun menggunakan fasilitas negara saat bertemu para relawan, parpol pengusung maupun masyarakat tiap daerah.

"Ini menjadi sangat penting pada situasi sekarang karena selama tiga bulan saya sudah memberi contoh sebagai menteri yang menjadi calon, saya tidak sedikitpun menggunakan fasilitas negara ketika pertemuan kampanye," terangnya, Selasa (23/1/2024). 

Selain itu, Mahfud juga mematuhi aturan karena selama berkampanye tidak mengajukan permintaan untuk menggunakan sarana protokoler. Hal itu tidak ia lakukan baik saat acara pemerintah, KPU dan sejenisnya. 

"Kemudian saya juga tidak minta protokoler yang lebih dari yang ditentukan oleh pemerintah, KPU dan sebagainya. Sehingga saya tidak meminta didampingi pejabat atau apa pun. Kecuali yang melekat secara hukum diberikan pemerintah," ujar pria asli Madura ini. 

Meski begitu, dalam perjalanan di tahun politik dirinya melihat banyak gejala yang diperlihatkan para pejabat yang berlalu tidak fair. Para pejabat yang dilihatnya saat ini masih mencampur aduk antara keperluan politik dan tugas jabatan. 

Disisi lain ia juga harus bersikap yang kompeten dengan menentukan sikap selama tahun politik. Termasuk apakah akan mundur sebagai Menkopolhukam, ia menegaskan akan dilakukan dalam waktu dekat. 

"Ternyata dalam perkembangannya saya melihat banyak gejala-gejala di mana pejabat tidak sefair saya di dalam menjalankan tugas, masih mencampur aduk antara keperluan politik dan tugas jabatan. Saya merasa saya memang harus kompeten untuk menyatakan bahwa saya akan menentukan sikap pada saatnya dengan baik-baik. Tunggu tanggal mainnya, nanti dilihat saja perkembangannya," tuturnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Dompet Selamat! 5 Trik Pacaran Hemat di Solo-Semarang Pas Malam Minggu

27 Jun 2026, 16:00 WIBNews