Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Seskoal TNI AL Teliti Jejak Kepahlawanan dr Kariadi, Ini Kata Keluarga

Seskoal TNI AL Teliti Jejak Kepahlawanan dr Kariadi, Ini Kata Keluarga
Tim peneliti dari Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal TNI AL) melakukan penelitian bertajuk Kepemimpinan Kemanusiaan dr. Kariadi di Kota Pelabuhan: Studi Kasus Dedikasi Dokter di Tengah Konflik Maritim Pertempuran Lima Hari Semarang 1945. (IDN Times/Dok Humas Lanal Semarang)
Intinya Sih
  • Seskoal TNI AL meneliti kepemimpinan kemanusiaan dr. Kariadi di Semarang, fokus pada dedikasi beliau sebagai dokter saat Pertempuran Lima Hari tahun 1945.
  • Cucu dr. Kariadi, Desi Medianto, menjelaskan kakeknya gugur ditembak tentara Jepang saat memeriksa dugaan peracunan sumber air Siranda yang memicu pertempuran tersebut.
  • Penelitian dilanjutkan ke RSUP dr. Kariadi untuk menggali data sejarah dan memperkuat dokumentasi nilai perjuangan serta keteladanan dr. Kariadi bagi generasi penerus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times - Rekam jejak kepahlawanan dr Kariadi pada masa kolonial Belanda masih menarik untuk dikupas tuntas.

Bahkan, tim peneliti dari Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal TNI AL) melakukan penelitian bertajuk Kepemimpinan Kemanusiaan dr. Kariadi di Kota Pelabuhan: Studi Kasus Dedikasi Dokter di Tengah Konflik Maritim Pertempuran Lima Hari Semarang 1945.

Upaya penelitian dimulai dari Mako Lanal Semarang dengan video conference bersama cucu dr Kariadi, Desi Medianto. 

Saat berbincang dari video conference, Desi mengutarakan bahwa pada 14 Oktober 1945 kakeknya gugur setelah ditembak tentara Jepang saat menjalankan tugas memeriksa isu dugaan peracunan Reservoir Siranda, sumber air bersih utama di Semarang. 

"Itu kemudian menjadi salah satu pemicu meletusnya Pertempuran Lima Hari," ujarnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (7/8/2026). 

Desi juga berharap proses pengusulan dr Kariadi sebagai pahlawan nasional dapat segera terealisasi setelah seluruh persyaratan administrasi dilengkapi.

Usai kegiatan di Lanal Semarang, rombongan yang terdiri enam perwira TNI AL melanjutkan penelitian ke RSUP dr. Kariadi Semarang. Tujuannya tak lain menggali data sejarah melalui peninjauan monumen serta audiensi dengan jajaran manajemen rumah sakit. 

Pertemuan tersebut memperkuat pengumpulan referensi mengenai dedikasi dan nilai-nilai kepemimpinan kemanusiaan yang diwariskan dr. Kariadi bagi bangsa Indonesia. 

Adapun jajaran direksi RSUP dr Kariadi yang hadir antara lain Dr Ninung Rose Diana Kusumawati, M.Si. Med, Sp.A(K) selaku Direktur Layanan Operasional RSUP dr. Kariadi; Sri Utami, SKM,MARS., Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, Ir. Vivi Vira Viridianti Managemen Hukum Humas; dan dr. Najatullah, Sp.B.P.R.E., Komite Medik.

Melalui penelitian ini, Seskoal berupaya mendokumentasikan sekaligus mengangkat kembali keteladanan dr Kariadi sebagai sosok tenaga medis yang mengedepankan pengabdian kepada masyarakat di tengah situasi konflik, sehingga nilai perjuangan dan kepemimpinannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More