Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Soal Diskusi di Semarang, Ini Komentar TNI AD
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana di Balai Kartini. (IDN Times/Santi Dewi)

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan bahwa TNI AD sangat menghargai kebebasan berpendapat masyarakat, termasuk yang disuarakan oleh mahasiswa dan civitas academica.

"Kami sangat menghargai apa yang menjadi pendapat atau respons dari masyarakat berkaitan dengan hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Apalagi, untuk rekan-rekan yang ada di kampus, kami betul-betul menghormati dan menghargai kebebasan pendapat," kata Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Rabu dilansir dari Antara.

Kadispenad membantah bahwa personel TNI AD menyusup sebagai intel ke dalam diskusi mahasiswa di Semarang, baru-baru ini. Ia menyebut personel dari TNI AD memang datang ke sekitar lokasi diskusi, tetapi hanya di luar ruangan.

Wahyu mengatakan saat itu ada salah satu anggota TNI yang berada di dekat kampus UIN Walisongo Semarang. TNI tersebut merupakan anggota Babinsa yang bertugas di Koramil Ngaliyan, Kelurahan Tambakaji, lokasi kampus UIN Walisongo berada di wilayah tersebut.

Menurut dia, personel TNI datang ke acara diskusi mahasiswa untuk melaksanakan tugas menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. "Jadi, manakala ada suatu keramaian, manakala ada suatu kegiatan yang mendatangkan orang banyak, yang bersangkutan harus berada di sekitar tempat itu untuk meyakinkan kegiatan berjalan dengan lancar," ucapnya.

Brigjen TNI Wahyu mengatakan bahwa TNI AD tidak sedikit pun berniat untuk meredam atau membungkam kebebasan berpendapat. Oleh sebab itu, Kadispenad menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan spekulasi yang berkembang bahwa TNI disebut membatasi penyampaian pendapat di muka umum. "Tidak perlu ada yang dikhawatirkan," katanya.

Dijelaskan oleh Brigjen TNI Wahyu bahwa kegiatan ataupun kerja sama dari pihak TNI AD yang berhubungan dengan kampus dalam beberapa waktu belakangan ini telah didasari dengan alasan yang jelas.

Editorial Team

Related Article