Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Stok BBM Aman Selama Lebaran, Pertamina Imbau Tak Panic Buying!
Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berkomitmen menghasilkan produk avtur dengan kualitas terbaik, salah satunya melalui produk Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dikembangkan di Kilang Cilacap. (dok. Pertamina)
  • Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap memastikan stok BBM nasional aman menjelang Lebaran 1447 H dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
  • Kilang Cilacap beroperasi 24 jam dengan kapasitas 348 ribu barel per hari, menyuplai sekitar 33 persen kebutuhan BBM nasional untuk wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara.
  • Stok BBM diproyeksikan cukup untuk satu bulan ke depan meski situasi global dinamis, dan Pertamina terus memantau pasokan minyak mentah agar distribusi tetap lancar selama mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cilacap, IDN Times – Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 1447 H, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi sangat aman. Masyarakat diimbau untuk tidak perlu khawatir atau melakukan aksi borong (panic buying) karena stok nasional dipastikan tercukupi.

1. Terus beroperasi maksimal 24 jam suplai 33 persen kebutuhan BBM nasional

Pertamina bersiap ekspansi dan replikasi proyek USAF yang saat ini telah dikembangkan di Kilang Cilacap, untuk kemudian juga akan dikembangkan di Kilang Dumai dan Kilang Balongan. (dok. Pertamina)

Area Manager Communication, Relation, and CSR Kilang Cilacap, Agustiawan, menegaskan bahwa kilang minyak terbesar di Indonesia ini terus beroperasi maksimal 24 jam non-stop. Dengan kapasitas produksi mencapai 348 ribu barel per hari, Kilang Cilacap mampu menyuplai sekitar 33 persen dari total kebutuhan BBM nasional.

2. Pastikan pasokan aman untuk wilayah yang mengalami lonjakan konsumsi

potret karyawan SPBU (pertaminapatraniaga.com)

Produk BBM dari Kilang Cilacap diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara. Wilayah-wilayah ini diprediksi mengalami lonjakan konsumsi seiring tingginya mobilitas pemudik tahun ini.

“Secara stok saat ini bisa kami pastikan sangat aman untuk masyarakat. Tidak perlu panic buying atau khawatir berlebihan terhadap dinamika kondisi global yang berkembang saat ini,” ujar Agustiawan melansir dari Antara, Kamis (5/3/2026).

3. Stok cukup untuk satu bulan ke depan

potret SPBU Pertamina (pertaminapatraniaga.com)

Meski situasi geopolitik global saat ini tengah menjadi perhatian, Agustiawan menjamin hal tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap operasional kilang. Hingga saat ini, proses pengolahan minyak mentah masih berjalan normal di kapasitas maksimal.

Berdasarkan proyeksi internal, stok BBM yang tersedia saat ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan. Pihak Pertamina juga terus memantau perkembangan pasokan minyak mentah dunia secara ketat agar produksi tetap terjaga.

Dengan sistem distribusi yang telah dipersiapkan, Pertamina mengajak masyarakat untuk tenang dalam menyambut Ramadhan serta merencanakan perjalanan mudik dengan nyaman tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan energi di sepanjang jalur perjalanan.

Editorial Team