- Kelas Laras Pendek pistol HS-9:
Tingkatkan Keamanan, Petugas Rudenim dan Lapas Semarang Dibekali Keahlian Menembak

Semarang, IDN Times - Kemampuan menembak tidak cuma dikuasai aparat kepolisian maupun TNI. Para petugas di lingkungan Kemenkumham Jateng juga dibekali teknik menembak.
Bahkan, saat digelar pelatihan menembak yang diikuti para babin, Pakam dan Polsus di lapangan Tembak Mako Brimob Pasadena Semarang, terdapat beberapa petugas Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) dan Lapas Kelas IA Kedungpane tergolong jago dalam menguasai kemampuan menembak.
1. Ratusan petugas gabungan ikut latihan menembak

Menurut Wakil Direktur Binmas Polda Jateng AKBP Siti Rondhiyah, pelatihan menembak diikuti 104 petugas dari berbagai instansi pemerintah. Dengan adanya latihan menembak bisa peningkatan kompetensi para petugas gabungan untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami berharap agar hubungan antar polisi khusus dan juga hubungan dengan pihak-pihak lainnya harus terjalin dengan baik saling membantu satu sama lain demi kemanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya, Jumat (22/9/2023).
2. Diberi keahlian pakai senpi jenis HS-9 dan AK-101

Ia mengatakan masing-masing peserta memang dilatih khusus oleh Satbrimob Polda Jawa tengah.
Untuk jenis senjata apinya, katanya berupa senjata laras pendek jenis HS-9 dan senjata laras panjang AK-101.
3. Personel Lapas Kedungpane dapat nilai terbaik

Ia mengakui bahwa ada banyak perwakilan Polsus dari berbagai instansi sangat antusias dalam mengikuti latihan menembak. Salah satunya yaitu Kasi Perawatan Narapidana Lapas Kedungpane Semarang, Bachtiar Oktaffiandi.
Bachtiar berkata dirinya berhasil mendapatkan peringkat terbaik ke-2 kelas laras pendek dan peringkat terbaik ke-2 kelas laras panjang.
4. Daftar personel yang dapat nilai tertinggi dalam latihan menembak

Berikut hasil perolehan nilai dalam pelatihan menembak kali ini.
- Alfian Fiqih dari Rumah Detensi Imigrasi Semarang dengan total nilai 84.
- Bachtiar Oktaffiandi dari Lapas Semarang dengan total nilai 83.
- Bhae Do Khi dari KPH dengan total nilai 74.
- Kelas Laras Panjang AK-101:
- Amir Hamzah dari Rumah Penyimpanan Barang Rampasan dan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Semarang dengan total nilai 89.
- Bachtiar Oktaffiandi dari Lapas Semarang dengan total nilai 84.
- Alfian Fiqih dari Rumah Detensi Imigrasi Semarang dengan total nilai 83.



















