Novi Lestari, saat berada di rumahnya di Ketelan, Solo. IDNTimes/Larasati Rey
Sementara itu ibunda Novi, Sumarti (46) mengatakan tidak pernah memaksa anak bungsunya tersebut untuk berjualan. Ia mengaku berjualan atas keinginan sendiri.
"Jadi sejak saya sakit-sakitan itu Novi bilang ingin berjualan dan membantu ibu gitu, dia bilang sendiri," ungkapnya.
Dirinya bahkan sering meminta Novi untuk tidak berjualan lantaran ia khawatir, mengingat Novi masih kecil dan lokasi berjualan terbilang di kawasan yang sepi. "Saya sudah sering minta sudah tidak usah berjualan, biar ibu saja yang kerja, tapi anaknya tidak mau katanya mau membantu ibu gitu," jelas Sumarti.
Lebih lanjut, Sumarti mengatakan Novi sendiri merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Novi, sejak kecil tinggal di Ketelan, Banjarsari, Solo, bersama ibu dan dua saudaranya.
Namun saat TK ia tinggal bersama neneknya di Paulan lantaran rumah yang ditempati tersebut sudah tak layak huni karena sering bocor hingga membasahi seluruh bagian rumah. Sumarti mengatakan rumah tersebut merupakan rumah magersari yang ia tempati bersama Almarhum suaminya, Aman Gantiarto sejak 20 tahun lalu.
Rumah berukuran 1,2 meter x 6 meter tersebut dulunya merupakan akses jalan yang kemudian ditutup oleh pemilik lahan.
"Disini sudah 20 an tahun, kalau kakak-kakak Novi sudah berkeluarga semua yang tinggal ada yang di Paulan dan disini, kalau di sini semua kan ndak muat rumahnya kecil," katanya.