Warga Sebut Atap Rumah Beterbangan Saat Angin Kencang Terjang Klaten

Klaten, IDN Times - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Senin (18/11/2024) rusak ratusan rumah di Klaten. Laporan dari Kepala Desa Tambong Wetan dan BPBD Klaten tercatat sebanyak 350 rumah di Desa Tambong Wetan, Gemblegan, Kalikotes mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang yang terjadi pada Senin sore.
1. Genteng dan atap rumah warga terbang di terjang angin kencang

Rumah-rumah yang mengalami kerusakan rata-rata pada bagian atap lantaran genteng melorot hingga diterbangkan angin. Dedi seorang mengatakan saat kejadian angin kencang menerbangkan atap dan bangunan rumah warga, bahkan menurutnya gapura rubuh diterjang angin. "Saat kejadian atap, genteng beterbangan seperti layang-layang," ucapnya.
Selain atap yang beterbangan, pohon-pohon juga banyak yang tumbang akibat terjangan angin kencang tersebut.
Tak ada korban jiwa pada kejadian hujan deras dan angin kencang itu hanya saja peristiwa tersebut membuat sejumlah warga mengaku khawatir kejadian serupa terjadi lagi. "Apalagi saat ini sering terjadi hujan dan angin kencang," ucap Dedi.
2. Sebanyak 350 rumah warga rusak

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan pemkab Klaten bakal melakukan assesmen terlebih dahulu terhdap kerusakan yang terjadi akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Senin.
"Ada 350 rumah, rata-rata rusak gentengnya ke angkat, dan nanti akan kami assesmen berapa umah yang rusak kami bantu," ucap Bupati Klaten Sri Mulyani.
3. Buka dapur umum dan kirim bantuan

Bupati juga menginstruksikan pemerintah di tingkat kecamatan, dan desa untuk bergotong-royong membersihkan puing-puing akibat angin kencang dan memperbaiki kerusakan rumah warga.
Pemkab Klaten juga melakukan langkah-langkah penanganan bencana pasca terjadinya hujan deras dan angin kencang yang merusak rumah-rumah warga di Tambong Wetan.
BPBD Klaten juga telah mendirikan dapur umum yang berlokasi di balai desa Tambong Wetan dan melakukan assessment penanganan warga yang terdampak angin kencang. Selain itu juga dilakukan pengiriman bantuan logistik bersama para relawan, Damkar, SAR, perangkat desa, Koramil, Polsek, Puskesmas Kalikotes.
Selain membuka dapur umum, BPBD juga turun langsung bergotong royong bersama warga, relawan, TNI dan Polri untuk membersihkan puing-puing bangunan.



















