Jelang Libur Panjang Sekolah, Penjualan Sepeda Bekas di Banyumas Laris

- Menjelang libur sekolah akhir Juni 2026, penjualan sepeda bekas di Banyumas melonjak karena banyak orang tua membelikan sepeda untuk anak sebagai sarana bermain dan olahraga.
- Pedagang menyiapkan lebih dari 100 unit sepeda berbagai jenis dengan harga Rp200.000–Rp400.000, semuanya sudah diservis dan tersedia layanan tukar tambah bagi pembeli.
- Sepeda bekas diminati karena jadi alternatif murah dan sehat untuk menjauhkan anak dari gadget, dengan tips pemilihan ukuran serta keamanan agar anak nyaman bersepeda selama liburan.
Banyumas, IDN Times - Menjelang libur panjang sekolah yang diperkirakan mulai tanggal 25 Juni hingga 11 Juli 2026, penjualan sepeda bekas di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan. Banyak orang tua memanfaatkan momen liburan untuk membelikan sepeda bagi anak-anak mereka sebagai sarana bermain sekaligus berolahraga.
Lokasi yang ramai dikunjungi adalah sepanjang Jalan Raya Ajibarang - Purwokerto, tepatnya di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang. Para pedagang mengaku libur sekolah menjadi ladang rezeki yang dinanti-nanti.
Salah satu pedagang sepeda bekas, Sumeri, mengatakan penjualan mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir. "Banyak orang tua datang untuk membeli sepeda bagi anak-anak mereka,"ujar Sumeri.
1. Lebih dari 100 unit disiapkan, semua sudah diservis

Untuk memenuhi permintaan, para pedagang menyiapkan lebih dari 100 unit sepeda bekas dalam berbagai jenis dan ukuran. Mulai dari sepeda lipat, sepeda jengki, hingga sepeda anak yang sedang banyak diminati.
Meski berstatus bekas, seluruh sepeda telah melalui proses perbaikan menyeluruh. Mereka diservis, komponen dicek, dan dipoles ulang agar tampil menarik serta layak pakai.
Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, berkisar antara Rp200.000 hingga Rp400.000, tergantung jenis, ukuran, dan kondisi sepeda.
Selain penjualan, Sumeri juga menyediakan layanan tukar tambah sepeda bekas. Layanan ini menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin mengganti sepeda lama dengan model yang lebih sesuai kebutuhan anak.
2. Sepeda bekas solusi cerdas jauhkan gadget

Meningkatnya minat masyarakat membeli sepeda bekas jelang musim liburan membuat para pedagang bersyukur. Mereka berharap tren positif ini terus berlanjut sepanjang masa libur sekolah, sehingga dapat mendongkrak pendapatan dan membantu perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Dengan harga terjangkau dan kondisi yang sudah prima, sepeda bekas menjadi solusi cerdas bagi orang tua yang ingin memberikan kegiatan positif bagi anak selama liburan panjang.
Bahkan salah satu orang tua anak yang bersekolah di MI di Jatilawang telah menyiapkan sepeda BMX bekas agar anaknya dapat bermain sepeda untuk mengurangi bermain gadget.
3. Tips memilih sepeda anak

Dalam memilih sepeda anak, yang paling utama adalah menyesuaikan ukuran dengan tinggi dan usia anak. Pastikan saat anak berdiri di atas sepeda, kedua telapak kakinya bisa menyentuh tanah dengan nyaman.
Untuk anak usia 2 - 4 tahun pilih roda 12 inch, usia 4–6 tahun roda 14–16 inch, usia 6–9 tahun roda 18–20 inch, dan usia 9–12 tahun roda 20–24 inch. Ukuran yang pas akan membuat anak lebih aman dan nyaman saat bersepeda.
Sepeda sebaiknya tidak terlalu berat agar anak mudah mengayuh. Meski bekas, pastikan sepeda sudah diservis lengkap, komponen berfungsi baik, tidak ada retak pada frame, dan roda serta rem berjalan mulus.
Manfaatkan layanan tukar tambah jika ada, dan libatkan anak dalam memilih agar mereka semakin semangat. Jangan lupa lengkapi dengan helm dan pelindung tubuh untuk keamanan maksimal selama liburan.


















