Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang Libur Panjang Sekolah, Penjualan Sepeda Bekas di Banyumas Laris

Jelang Libur Panjang Sekolah, Penjualan Sepeda Bekas di Banyumas Laris
Toko sepeda bekas milik Sumeri di Ajibarang yang mulai laris manis jelang liburan panjang anak sekolah 2026, Kamis (18/6/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
Intinya Sih
  • Menjelang libur sekolah akhir Juni 2026, penjualan sepeda bekas di Banyumas melonjak karena banyak orang tua membelikan sepeda untuk anak sebagai sarana bermain dan olahraga.
  • Pedagang menyiapkan lebih dari 100 unit sepeda berbagai jenis dengan harga Rp200.000–Rp400.000, semuanya sudah diservis dan tersedia layanan tukar tambah bagi pembeli.
  • Sepeda bekas diminati karena jadi alternatif murah dan sehat untuk menjauhkan anak dari gadget, dengan tips pemilihan ukuran serta keamanan agar anak nyaman bersepeda selama liburan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banyumas, IDN Times - Menjelang libur panjang sekolah yang diperkirakan mulai tanggal 25 Juni hingga 11 Juli 2026, penjualan sepeda bekas di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan. Banyak orang tua memanfaatkan momen liburan untuk membelikan sepeda bagi anak-anak mereka sebagai sarana bermain sekaligus berolahraga.

Lokasi yang ramai dikunjungi adalah sepanjang Jalan Raya Ajibarang - Purwokerto, tepatnya di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang. Para pedagang mengaku libur sekolah menjadi ladang rezeki yang dinanti-nanti.

Salah satu pedagang sepeda bekas, Sumeri, mengatakan penjualan mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir. "Banyak orang tua datang untuk membeli sepeda bagi anak-anak mereka,"ujar Sumeri.

1. Lebih dari 100 unit disiapkan, semua sudah diservis

Seorang pria lanjut usia mengenakan topi hitam dan celana merah sedang memasang pelk sepeda berwarna biru di bengkel sederhana.
Sumeri nampak serius ketika memasang pelk sepeda bekas yang siap dipesan pembeli, Kamis (18/6/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Untuk memenuhi permintaan, para pedagang menyiapkan lebih dari 100 unit sepeda bekas dalam berbagai jenis dan ukuran. Mulai dari sepeda lipat, sepeda jengki, hingga sepeda anak yang sedang banyak diminati.

Meski berstatus bekas, seluruh sepeda telah melalui proses perbaikan menyeluruh. Mereka diservis, komponen dicek, dan dipoles ulang agar tampil menarik serta layak pakai.

Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, berkisar antara Rp200.000 hingga Rp400.000, tergantung jenis, ukuran, dan kondisi sepeda.

Selain penjualan, Sumeri juga menyediakan layanan tukar tambah sepeda bekas. Layanan ini menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin mengganti sepeda lama dengan model yang lebih sesuai kebutuhan anak.

2. Sepeda bekas solusi cerdas jauhkan gadget

Perlengkapan bersepeda seperti helm, botol minum, dan alat perawatan sepeda diletakkan di atas meja dekat sepeda di area terbuka.
Cara praktis kurangi anak bermain hape adalah dengan memberikan waktu untuk bermaion sepeda terutama dilapangan yang jauh dari kendaraan bermotor, Kamis (18/6/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Meningkatnya minat masyarakat membeli sepeda bekas jelang musim liburan membuat para pedagang bersyukur. Mereka berharap tren positif ini terus berlanjut sepanjang masa libur sekolah, sehingga dapat mendongkrak pendapatan dan membantu perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Dengan harga terjangkau dan kondisi yang sudah prima, sepeda bekas menjadi solusi cerdas bagi orang tua yang ingin memberikan kegiatan positif bagi anak selama liburan panjang.

Bahkan salah satu orang tua anak yang bersekolah di MI di Jatilawang telah menyiapkan sepeda BMX bekas agar anaknya dapat bermain sepeda untuk mengurangi bermain gadget.

3. Tips memilih sepeda anak

Seorang pria duduk di bengkel sepeda bekas dengan deretan sepeda berbagai warna di depannya dan seorang pria lain sedang memperbaiki sepeda.
Sumeri sambil memandang sepeda bekas jualannnya juga memberikan tips khusus memilih sepeda bagi anak anak, Kamis (18/6/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Dalam memilih sepeda anak, yang paling utama adalah menyesuaikan ukuran dengan tinggi dan usia anak. Pastikan saat anak berdiri di atas sepeda, kedua telapak kakinya bisa menyentuh tanah dengan nyaman.

Untuk anak usia 2 - 4 tahun pilih roda 12 inch, usia 4–6 tahun roda 14–16 inch, usia 6–9 tahun roda 18–20 inch, dan usia 9–12 tahun roda 20–24 inch. Ukuran yang pas akan membuat anak lebih aman dan nyaman saat bersepeda.

Sepeda sebaiknya tidak terlalu berat agar anak mudah mengayuh. Meski bekas, pastikan sepeda sudah diservis lengkap, komponen berfungsi baik, tidak ada retak pada frame, dan roda serta rem berjalan mulus.

Manfaatkan layanan tukar tambah jika ada, dan libatkan anak dalam memilih agar mereka semakin semangat. Jangan lupa lengkapi dengan helm dan pelindung tubuh untuk keamanan maksimal selama liburan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest Travel Jawa Tengah

See More