Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Menerapkan Meal Prep Ramadan untuk Efisiensi Masak

5 Tips Menerapkan Meal Prep Ramadan untuk Efisiensi Masak
ilustrasi mempersiapkan meal prep (pexels.com/Alexy Almond)
Intinya Sih
  • Meal prep mempersiapkan makanan untuk beberapa hari ke depan, membantu hemat waktu dan fokus selama Ramadan.
  • Persiapkan bahan makanan tahan lama seperti ikan beku, ayam, telur, dan buah-buahan untuk sahur dan berbuka.
  • Hemat waktu dengan potong bahan sekaligus, buat ice cube bumbu, dan siapkan sahur instant pack.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bagi yang belum familier dengan istilah ini, meal prep (meal preparation) adalah metode menyiapkan bahan makanan dalam satu waktu untuk kebutuhan beberapa hari ke depan. Memasuki bulan Ramadan, teknik meal prep sangat berguna bagi siapa saja yang ingin menyajikan menu sahur dan berbuka tanpa harus membuang banyak waktu di dapur.

Sistem ini biasanya melibatkan pembersihan, pemotongan bahan masakan, hingga menyimpannya di wadah kedap udara agar siap diolah kapan saja. Menerapkan meal prep merupakan langkah cerdas untuk memastikan ketersediaan masakan sehat dan bergizi, sekaligus memaksimalkan waktu untuk beribadah. Berikut adalah lima tips melakukan meal prep selama Ramadan agar aktivitas memasak lebih praktis.

1. Pilihlah bahan makanan yang awet

ilustrasi daging ayam (pexels.com/Christina Voinova)
ilustrasi daging ayam (pexels.com/Christina Voinova)

Sebelum memulai meal prep alangkah baiknya kamu harus mempersiapkan daftar menu yang dimasak untuk beberapa hari ke depan. Agar meal prep bisa tahan lama, kamu harus memilih bahan makanan yang lebih tahan lama serta tidak cepat basi. Beberapa contohnya seperti ikan beku, ayam, telur, kentang, brokoli, buncis dan beberapa bahan lainnya. Pastikan kamu menyimpan bahan-bahan tersebut dengan cara yang benar agar dapat diolah kapan saja dsn masih dalam keadaan segar. 

Selain bahan makanan di atas, kamu juga bisa menyimpan buah yang bisa bertahan lama. Kurma, apel, pir, jeruk bisa menjadi alternatif untuk dikonsumsi beberapa hari kedepan tanpa takut basi. Cara lainnya kamu bisa membuat buah beku seperti mangga, pisang, stroberi untuk jus maupun smoothie menjelang berbuka. 

2. Bersihkan dan potong bahan sekaligus

ilustrasi sayuran (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
ilustrasi sayuran (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Salah satu cara menghemat waktu adalah dengan membersihkan dan memotong bahan dalam satu waktu sebelum disimpan. Untuk sayuran seperti wortel, kentang, brokoli bisa kamu potong terlebih dahulu kemudian simpan dalam wadah kedap udara maupun ziplock. Bahan seperti ayam, ikan, atau daging bisa juga kamu potong lalu simpan dalam freezer untuk mempersingkat waktu memasak nanti. Bahan mentah seperti bawang merah dan bawang putih bisa kamu kupas terlebih dahulu agar lebih cepat digunakan.

Dengan cara seperti ini kamu tidak perlu repot mencuci serta memotong bahan setiap kali ingin memasak. Waktu sahur yang terbatas bisa kamu manfaatkan untuk memasak bahan-bahan tersebut yang dapat selesai dalam hitungan menit. Keuntungan lainnya, cara ini juga dapat mengurangi limbah dan pemborosan sehingga tidak ada bahan yang terbuang sia-sia karena sudah dipersiapkan.

3. Siapkan 'ice cube bumbu' untuk masak lebih cepat

ilustrasi bumbu masak (pexels.com/Rachel Claire)
ilustrasi bumbu masak (pexels.com/Rachel Claire)

Memasak adalah salah satu kegiatan yang membutuhkan waktu cukup lama. Salah satunya ketika menyiapkan bumbu. Mulai dari mengupas, kemudian harus mencincang hingga menumis bumbu pada saat memasak menjadi hal merepotkan ketika dihadapkan dengan waktu sahur yang terbatas. Untuk itu perlu solusi yang lebih instan agar memasak menjadi cepat yaitu dengan membuat ice cube bumbu. 

Pertama, kamu harus pilih dahulu bumbu yang sering digunakan. Misalnya bumbu putih, bumbu kuning, ataupun bumbu merah. Kemudian haluskan bumbu tersebut, setelah itu kamu bisa tuangkan ke dalam cetakan es batu atau wadah lain untuk membagi bumbu dalam porsi yang kecil. Simpan di freezer hingga membeku, setelahnya kamu bisa pindahkan pada wadah kedap udara agar lebih mudah digunakan. 

4. Cobalah sahur instant pack dengan konsep DIY meal kit

ilustrasi bahan masakan (pexels.com/Thu Huynh)
ilustrasi bahan masakan (pexels.com/Thu Huynh)

Sahur seringkali menjadi waktu yang terbatas untuk memasak. Biar lebih praktis kamu bisa mencoba sahur instant pack dengan konsep DIY meal kit. Cara ini akan membuat bahan makanan sudah dikemas dalam satu wadah, sehingga ketika memasak kamu tidak membutuhkan waktu yang lama.

Pilihlah menu yang menurutmu praktis namun bergizi tetap tidak membutuhkan waktu lama untuk memasak. Misalnya tumis ayam dan sayur, kamu bisa memotong bahannya terlebih dahulu sehingga waktu memasak hanya tinggal menumis saja. Ataupun yang lebih sederhana seperti telur dadar isi sayur , siapkan bahan yang sudah dicampur. Setelah itu kamu cukup menggorengnya saja.

5. Buatlah menu takjil yang praktis dan sehat

ilustrasi minuman dingin (pexels.com/Marcelo Verfe)
ilustrasi minuman dingin (pexels.com/Marcelo Verfe)

Daripada membeli takjil di luar yang biasanya mengandung pewarna dan gula berlebih, lebih baik kamu terapkan meal prep takjil rumahan. Faktanya, takjil yang dibuat sendiri lebih bisa dikontrol kandungan gulanya. Selain hemat waktu, cara ini juga praktis. Bahkan jika kamu bisa menyimpannya dengan tepat takjil bisa dinikmati berkali-kali tanpa kehilangan citra rasanya. 

Kamu bisa memotong berbagai buah yang sudah di potong, kemudian memindahkannya ke dalam wadah kedap udara untuk disimpan di kulkas. Ketika berbuka kamu bisa mencampurkan buah tersebut dengan es batu, kemudian menambahkan madu atau yogurt sebagai pemanis alami. Adapun menu lain yang dapat kamu coba seperti puding cokelat alpukat, es timun suri dengan selasih, kolak ubi tanpa santan, smoothie kurma dan susu almond, serta masih banyak menu takjil sederhana lainnya. Selamat mencoba, ya!

Deretan langkah di atas adalah panduan meal prep Ramadan agar proses memasak berjalan efektif, menghemat waktu, dan meminimalkan tenaga. Alhasil, momen makan sahur dapat dinikmati dengan tenang tanpa harus terburu-buru atau merasa stres di dapur. Masakan tersaji dengan aman, ibadah pun terasa lebih nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest Food Jawa Tengah

See More