Comscore Tracker

Kuliner Jepang O Mbull Don Semarang, Rasa Autentik dan Ramah Kantong

Pakai konsep ramah lingkungan tanpa plastik

Semarang, IDN Times - Makanan Jepang merupakan kuliner yang tidak asing di lidah masyarakat Indonesia. Banyak tempat makan yang menawarkan kuliner Negeri Sakura ini dari kelas kaki lima hingga bintang lima. 

1. Tempat makan dengan citarasa Japanese fusion

Kuliner Jepang O Mbull Don Semarang, Rasa Autentik dan Ramah KantongTempat makan dengan konsep Japanese fusion, O Mbull Don di Jalan Tirto Agung No 50A Tembalang Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Salah satunya O Mbull Don di Jalan Tirto Agung No 50A Tembalang Semarang. Berlokasi di kawasan kampus dan perkantoran, tempat makan berkonsep eatery semi outdoor dengan gaya Japanese industrian ini menyajikan beragam menu kuliner Jepang yang unik.

O Mbull Don berinovasi memadupadankan citarasa Jepang dengan beberapa unsur tradisi kuliner negara lain sehingga menciptakan sensasi baru di lidah. Namun, yang menarik kuliner-kuliner yang tersaji ini tetap tidak meninggalkan rasa autentik citarasa Jepang.

Seperti menu O-Sando, yakni menu yang memadukan unsur Jepang dan Western. Menu ini merupakan sandwich ala Western yang berisi ayam katsu dengan telur orak-arik yang dibumbu mayones dan saus wijen yang khas Jepang.

Baca Juga: 5 Jajanan Khas Ramadan di Semarang, Santapan Lezat Buka Puasa 

2. Sajikan 40 menu kuliner Jepang yang unik

Kuliner Jepang O Mbull Don Semarang, Rasa Autentik dan Ramah KantongKuliner dengan menu Japanese fusion yang disajikan O Mbull Don di Jalan Tirto Agung No 50A Tembalang Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Kemudian ada menu Hanbaga yang merupakan burger dengan roti bun berwarna hitam karena terbuat dari arang dan berisi daging wagyu dengan saus barbeque. Hanbaga ini dihidangkan bersama potato chip dan smoked beef brisket homemade. Menu inipun merupakan kreasi fusion food antara Jepang dengan Amerika.

Satu lagi menu yang tak kalah menarik adalah O-Ritako, yakni menikmati sushi yang dihidangkan ala kuliner taco dari Meksiko. Sehingga, jika biasanya menyantap sushi dengan nasi digulung, O-Ritako ini disajikan di lembaran nori yang digoreng kemudian di atasnya nasi Jepang dengan potongan salmon segar dan diguyur saus mentai. Sungguh unik dan menggoyang lidah.

Pemilik O Mbull Don, Denny Surya Dana mengatakan, ada 40 menu kuliner yang ditawarkan pihaknya kepada konsumen. Semua menu tersebut merupakan fusion food Jepang dengan citarasa Western, Amerika, dan Chinese.

3. Gunakan bahan premium tapi ramah di kantong mahasiswa

Kuliner Jepang O Mbull Don Semarang, Rasa Autentik dan Ramah KantongKuliner O-Ritako salah satu menu Japanese fusion yang disajikan O Mbull Don di Jalan Tirto Agung No 50A Tembalang Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

‘’Meskipun fusion tapi citarasa Jepang masih sangat melekat di setiap kuliner yang kami sajikan. Sebab, semua kuliner kami menggunakan bahan premium kualitas nomor satu di Jepang,’’ katanya saat ditemui IDN Times, Rabu (6/10/2021).

Kendati demikian, konsumen tidak perlu khawatir soal harga. Sebab, meski memakai bahan premium harga kuliner di tempat makan yang berdiri sejak tahun 2019 ini terjangkau dan ramah di kantong mahasiswa. Adapun, harga makanan dan minuman mulai dari Rp 4 ribu hingga Rp 45 ribu.

‘’Dengan harga tersebut porsi yang kami sajikan juga dijamin pasti mengenyangkan, karena cukup besar dan kami telah memperhitungkan jumlah kalorinya dalam setiap menu makanan,’’ tutur Denny yang sudah 18 tahun berpengalaman di dunia food and beverages itu.

4. Semua kemasan produk makanan menggunakan bahan ramah lingkungan

Kuliner Jepang O Mbull Don Semarang, Rasa Autentik dan Ramah KantongKuliner dengan menu Japanese fusion yang disajikan O Mbull Don di Jalan Tirto Agung No 50A Tembalang Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Adapun, selain menjaga kualitas dan kelezatan makanan tapi ramah di kantong mahasiswa, O Mbull Don juga menerapkan sesuatu yang beda dalam menyajikan dan mengemas produk makanannya. Sang pemilik berkomitmen untuk mengurangi pemakaian plastik, sehingga semua alat makan mulai piring, kemasan, sendok, garpu, dan kantong makanan semua menggunakan produk ramah lingkungan atau go green.

‘’Kami gunakan kantong makanan berbahan dasar singkong. Kemudian, sendok, garpu, pisau dari kayu. Selain untuk menjaga bumi kami juga ingin meminimalkan penggunaan alat makan bersama di saat pandemik,’’ jelasnya.

Jadi tidak ada alasan untuk tidak mampir dan mencicipi kuliner di O Mbull Don yang pasti selera kamu banget, yang enak di rasa, ramah di kantong, dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Bosan Menu Lebaran? 5 Rekomendasi Kuliner ini Diburu di Semarang

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya