Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Buka Shokz di DP Mall: Strategi Erajaya Bidik Komunitas Lari Semarang

Produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Intinya sih...
  • Erajaya membuka toko Shokz pertama di luar Jakarta di DP Mall Semarang
  • Menargetkan komunitas lari Semarang dengan teknologi bone conduction
  • Shokz menampilkan tiga kategori produk utama di Semarang: Sport, Daily, dan Lifestyle
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times – Tren gaya hidup aktif yang kian menjamur di kota-kota besar menjadi momentum strategis Erajaya Active Lifestyle. Membaca potensi pasar yang besar itu di Jawa Tengah, anak usaha Erajaya Group membuka gerai terbaru Shokz di DP Mall Semarang.

Pembukaan tersebut menjadi sejarah baru ekspansi merek audio open-ear tersebut karena gerai di Semarang tercatat sebagai toko fisik keempat di Indonesia, sekaligus menjadi yang pertama berdiri di luar wilayah Jakarta.

1. Membidik pelari Semarang

Suasana pengenalan produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Suasana pengenalan produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Keputusan Erajaya untuk menancapkan bisnisnya di Kota Lumpia bukan tanpa alasan. Deputy CEO Erajaya Active Lifestyle, Andre Tanudjaja mengungkapkan bahwa Semarang memiliki ekosistem olahraga yang hidup, terutama di kalangan pelari.

Data internal perusahaannya menunjukkan adanya pertumbuhan signifikan pada basis pelari muda dan pemula di ibu kota provinsi Jawa Tengah. Hal itu yang mendorong Erajaya untuk mendekatkan akses teknologi audio pendukung olahraga kepada masyarakat Jawa Tengah.

"Kenapa mengambil Semarang? Karena kami melihat komunitas pelari di Semarang cukup bagus dan kebutuhan masyarakat di sini untuk produk yang mendukung aktivitas lari mereka juga penting," katanya di sela-sela peresmian toko.

Andre menambahkan, antusiasme pasar Semarang terbukti positif sejak awal rencana ekspansi itu digulirkan.

"Kami coba masuk ke sini dan ternyata sambutannya cukup bagus," imbuhnya.

2. Klaim sebagai pionir teknologi bone conduction

Salah satu produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Salah satu produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Dalam kesempatan tersebut, Andre juga mengedukasi publik mengenai teknologi inti yang diusung Shokz, yakni Bone Conduction. Shokz diklaim sebagai pionir teknologi yang memungkinkan pengguna mendengarkan musik melalui getaran tulang pipi, tanpa harus menyumbat lubang telinga.

Teknologi itu diciptakan bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan untuk faktor keselamatan (safety) saat berolahraga di ruang publik.

"Tujuannya adalah ketika kita berolahraga atau berlari, kita masih bisa mendengar situasi di sekeliling. Kadang kalau telinga tertutup dan kita tidak dengar ada mobil atau motor mau lewat, itu tidak bagus (berbahaya). Makanya Shokz mengeluarkan teknologi bone conduction ini," jelas Andre.

3. Tiga produk utama di Semarang

Pengunjung mencoba salah satu produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Pengunjung mencoba salah satu produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Di DP Mall Semarang, Shokz menampilkan sejumlah lini produk mereka yang terbagi dalam tiga kategori besar untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam. Di antaranya

1. Kategori Sport (OpenRun)

Produk andalan dengan teknologi bone conduction yang dirancang khusus untuk pelari. Andre menjelaskan, varian ini juga memiliki model khusus untuk renang (swim) yang dilengkapi memori internal.

"Untuk yang swim, dia sudah punya memori. Karena ketika berenang tidak bisa pakai Bluetooth, jadi harus pakai memori simpanan lagu," papar Andre.

2. Kategori Daily (OpenFit)Varian ini menggunakan desain ear-hook yang menyangkut di daun telinga, bukan masuk ke dalam lubang telinga. Desain ini ditujukan untuk kenyamanan penggunaan harian dalam durasi lama, seperti saat bekerja.

"Ini hampir boleh dibilang tidak terasa menempel. Kalau pakai in-ear (masuk kuping) kadang membuat capek. Kalau ini karena hanya menyangkut, jadi lebih enak," imbuhnya.

3. Kategori Lifestyle dan Fashion

Kategori terbaru yang menyasar pengguna yang mengutamakan estetika tanpa mengurangi fungsi.

4. Bisa mencoba langsung

Pengunjung mencoba salah satu produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Pengunjung mencoba salah satu produk audio open-ear Shokz di DP Mall Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Dengan kehadiran toko fisik itu, Erajaya, imbuh Andre, berharap konsumen di Semarang dan sekitarnya dapat merasakan langsung pengalaman menggunakan perangkat audio yang aman dan nyaman, baik untuk kebutuhan profesional, olahraga, maupun gaya hidup sehari-hari.

Salah satu pengunjung, Bella mengaku terbantu dengan adanya Shokz di Semarang. Ia pun kini tidak perlu jauh harus membeli produk tersebut secara online tetapi bisa leluasa merasakan dan mencoba langsung.

"Terbantu ya. Di sini bisa coba langsung, bagaimana kualitas dan performa produknya," akunya yang aktif berolahraga di gym fitnes center.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Buka Shokz di DP Mall: Strategi Erajaya Bidik Komunitas Lari Semarang

24 Jan 2026, 14:45 WIBNews