Cara Bajaj Maxride Jadi Moda Transportasi Inklusif di Semarang

- Bajaj Maxride punya kendaraan minim getaran dan gak berisik. Bajaj yang digunakan bersama anak-anak disabilitas telah dibekali teknologi mesin modern yang lebih halus, minim getaran, dan tidak bising.
- Bajaj Maxride juga punya kabin penumpang yang luas. Emisi gas buang yang lebih bersih menjadikan bajaj ramah lingkungan serta aman digunakan di area permukiman dan fasilitas sosial.
- Bisa jadi sarana hiburan dan edukasi yang menyenangkan. Lebih dari sekadar aman, bajaj juga mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Dalam kegiatan ini, bajaj tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi media edukasi, hiburan, dan sarana membang
Semarang, IDN Times - Penggunaan moda transportasi yang inklusif terus bertambah di Kota Semarang. Kali ini, bajaj yang beroperasi dengan aplikasi Maxride berusaha menghadirkan layanan inklusif bagi para penyandang disabilitas.
Hal ini dibuktikan melalui kegiatan bajaj ramah anak disabilitas di Rumah Difabel Inklusi Semarang.
Saat menyambangi Rumah Difabel, anak-anak disabilitas diajak mengenal bajaj lebih dekat. Mereka juga diajak merasakan langsung pengalaman naik bajaj sekaligus mengikuti aktivitas kebersamaan yang dirancang aman dan menyenangkan.
Suasana ceria terlihat ketika anak-anak menikmati perjalanan menggunakan bajaj, tertawa, dan menunjukkan rasa antusias selama kegiatan berlangsung.
City Manajer Bajaj Maxride Semarang, Siva Gesita menuturkan, kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang hangat antara anak-anak difabel dengan bajaj sebagai sarana transportasi yang bersahabat.
"Dari sisi keamanan, desain bajaj yang stabil dan tertutup memberikan perlindungan ekstra bagi penumpang anak-anak," tuturnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Rabu (21/1/2026).
1. Bajaj Maxride punya kendaraan minim getaran dan gak berisik

Bajaj yang digunakan bersama anak-anak disabilitas telah dibekali teknologi mesin modern yang lebih halus, minim getaran, dan tidak bising.
Tingkat kebisingan yang rendah diklaim menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak, khususnya anak penyandang disabilitas yang sensitif terhadap suara dan guncangan.
2. Bajaj Maxride juga punya kabin penumpang yang luas

Selain itu, emisi gas buang yang lebih bersih menjadikan bajaj ramah lingkungan serta aman digunakan di area permukiman dan fasilitas sosial.
"Posisi duduk yang nyaman serta ruang kabin yang cukup membuat anak-anak merasa lebih tenang selama perjalanan," paparnya seraya menambahkan bahwa ini membuktikan bahwa bajaj bukan hanya aman untuk orang dewasa, tetapi juga sangat ramah untuk anak-anak.
3. Bisa jadi sarana hiburan dan edukasi yang menyenangkan

Lebih dari sekadar aman, bajaj juga mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Bentuknya yang unik dan berbeda dari kendaraan lain justru menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.
Dalam kegiatan ini, bajaj tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi media edukasi, hiburan, dan sarana membangun kepercayaan diri anak-anak untuk beraktivitas di ruang publik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa bajaj merupakan kendaraan yang multifungsi.
Selain dapat digunakan sebagai transportasi harian, bajaj juga cocok untuk kegiatan sosial, edukasi, wisata, hingga mendukung mobilitas komunitas inklusif.
Fleksibilitas ukuran bajaj yang mampu menjangkau area sempit dan permukiman padat semakin memperkuat perannya sebagai solusi transportasi yang adaptif di perkotaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bajaj moda transportasi yang aman, ramah anak, menyenangkan, dan dapat digunakan siapa saja.

















