Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Santri Ponpes Askhabul Kahfi Ngaliyan Dapat Diskon Tiket KA 10 Persen

Ilustrasi santri di pondok pesantren. (Dok. Unusa)
Ilustrasi santri di pondok pesantren. (Dok. Unusa)

Semarang, IDN Times - Sebagai langkah mempermudah aktivitas para santri dan santriwati Ponpes Askhabul Kahfi Ngaliyan, KAI Daop 4 Semarang memutuskan meneken perjanjian kesepakatan dengan pimpinan pondok tersebut. 

Wujud riilnya, Kepala Daop 4 Semarang KAI, Daniel Johannes Hutabarat, dengan Ponpes Askhabul Kahfi menyepakati kerjasama potongan harga atau diskon pembelian tiket kereta api untuk perjalanan jarak jauh maupun jarak dekat. 

1. Berusaha hadirkan transportasi terjangkau buat santri

Ilustrasi kereta api (unsplash.com/Haidan)
Ilustrasi kereta api (unsplash.com/Haidan)

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi pengurus pondok serta santri yang kerap melakukan perjalanan guna melanjutkan pendidikan atau keperluan lainnya.

“Melalui program ini, KAI ingin turut berperan dalam mendukung pendidikan dengan menghadirkan transportasi yang lebih terjangkau bagi santri dan pengurus pondok pesantren. Diskon ini berlaku untuk semua kelas perjalanan, termasuk eksekutif, bisnis, dan ekonomi, dengan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025). 

2. Tidak berlaku untuk KA luxury dan panoramic

Ilustrasi memesan tiket kereta (unsplash.com/@simonkadula)
Ilustrasi memesan tiket kereta (unsplash.com/@simonkadula)

Namun, diskon ini tidak berlaku untuk perjalanan menggunakan kereta perkotaan/komuter, tarif promosi, tarif khusus, serta layanan premium seperti luxury, priority, dan panoramic.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya pondok pesantren, sebagai salah satu pilar pendidikan di Indonesia.

3. Syarat Ponpes bisa kerjasama dengan KAI

Suasana penumpang di stasiun Kereta Api Medan (Dok. Diskominfo Medan)
Suasana penumpang di stasiun Kereta Api Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Franoto menambahkan bahwa program ini juga membuka peluang bagi pondok pesantren lainnya yang ingin menjalin kerja sama serupa.

“Kami juga membuka kesempatan bagi pesantren lain untuk bergabung dalam program ini. Syaratnya, pondok pesantren memiliki jumlah santri yang signifikan dan banyak di antara mereka yang sering menggunakan transportasi kereta api,” jelasnya.

Kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi santri dan pengurus pesantren, tetapi juga mencerminkan upaya KAI dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi sektor pendidikan. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak santri yang dapat menikmati layanan kereta api yang murah, aman, dan nyaman dalam mendukung perjalanan pendidikan mereka.

“Ke depan, KAI berharap program ini bisa menjadi inspirasi bagi kerja sama serupa di wilayah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat transportasi yang lebih terjangkau dan efisien,” tutup Franoto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Ribuan ASN Kota Semarang Galang Dana Bantu Korban Banjir Sumatera

07 Des 2025, 23:35 WIBNews