Comscore Tracker

Tips Mahasiswa Millennial dan Gen Z Unnes yang Pengin Jadi Jurnalis

Jangan salah! Mahasiswa juga bisa ambil peran, lho

Semarang, IDN Times - Perubahan zaman yang begitu cepat menuntut sejumlah profesi di dunia kerja untuk beradaptasi. Pada era digital seperti sekarang, adaptasi juga dilakukan oleh para jurnalis yang bekerja menyampaikan informasi dalam produk jurnalistik

1. Dunia media berubah cepat dalam 10 tahun terakhir

Tips Mahasiswa Millennial dan Gen Z Unnes yang Pengin Jadi JurnalisIlustrasi berbagai konten yang diunggah di media sosial. (samsung.com)

Hal itu disampaikan Jurnalis dari IDN Times, Anggun Puspitoningrum kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) saat pelatihan jurnalistik yang bertema ‘Menjadi Jurnalis Millennial di Era Digital’. Acara diadakan secara daring, pada Rabu (15/6/2022).

Anggun mengatakan, dalam 10 tahun terakhir banyak perubahan di dunia media. Semula, jika masyarakat hanya tahu media cetak dan elektronik, kini media online banyak bermunculan. Kondisi itu membuat arus informasi yang diterima pembaca sangat banyak dan beragam.

‘’Bahkan di zaman sekarang, mayoritas masyarakat mengakses informasi melalui media sosial baru disusul televisi dan media online. Kami pun sebagai jurnalis di media online harus beradaptasi dengan kondisi itu,’’ ungkapnya.

2. Jurnalis menyajikan berita yang dibutuhkan pembaca

Tips Mahasiswa Millennial dan Gen Z Unnes yang Pengin Jadi Jurnalis

Dalam menulis berita, lanjut dia, tidak sekadar menyuguhkan informasi yang terjadi saat hari itu juga. Jurnalis dituntut untuk tanggap dalam membuat konten atau artikel apa saja yang dibutuhkan pembaca.

Hal itu dilakukan agar pembaca mau berkunjung ke website dan menjadikan IDN Times sebagai rujukan dalam mencari informasi.

Kemudian, dalam menyajikan konten atau berita di era digital, jurnalis perlu meriset keyword atau kata kunci di Google Trends. Cara itu ditempuh untuk mengetahui topik apa yang sedang hangat jadi perbincangan.

Baca Juga: Selamat! 2 Jurnalis IDN Times Raih Beasiswa S2 dari BRI Peduli 

3. Jurnalis harus bisa menjadi agen perubahan

Tips Mahasiswa Millennial dan Gen Z Unnes yang Pengin Jadi JurnalisIlustrasi Jurnalis (IDN TImes/Arief Rahmat)

Selanjutnya, jurnalis media online juga harus tahu cara bekerja dengan search engine optimization (SEO) agar website atau konten yang ditulis mendapat rangking teratas di mesin pencarian Google.

‘’Intinya, untuk para millennial dan generasi Z yang tertarik menjadi jurnalis, kalian harus mempunyai kemampuan bisa memanfaatkan teknologi untuk mencari informasi. Selain itu, juga harus kreatif dan punya rasa ingin tahu yang besar agar bisa berkembang ke depan,’’ kata Anggun yang bertugas di IDN Times Hyperlocal Jawa Tengah itu.

Namun, yang tak kalah penting sebagai jurnalis di era digital harus bisa memahami perannya. Tidak sekadar meliput dan menulis berita, tapi bisa menjadi agen perubahan.

‘’Yang perlu dilakukan, yaitu bisa berdampak positif ke pembaca melalui tulisan-tulisan yang menginspirasi dan tidak menyebarkan hoaks. Maka, kalian mahasiswa FIS Unnes ini juga bisa lho mengambil peran sebagai jurnalis,’’ ujarnya.

4. Mahasiswa bisa bergabung ke IDN Times Community Writer

Tips Mahasiswa Millennial dan Gen Z Unnes yang Pengin Jadi Jurnalisilustrasi dua penulis sedang melakukan riset (unsplash.com/Surface)

Adapun, salah satu caranya adalah dengan bergabung menjadi IDN Times Community Writer dengan membuat akun di IDN Times. Melalui wadah, tersebut millennial dan generasi Z bisa menuangkan ide dan inspirasi dalam menulis di sana. Keuntungannya, tentu tulisan yang bisa tayang akan mendapatkan cuan.

Sementara itu, pelatihan jurnalistik ini merupakan bagian pengabdian masyarakat dari dosen FIS Unnes di antaranya, Dr Sunarto M.Si, Nugraheni Arumsari S.Sos M.I.Kom, dan Aisyah Nur Sayidatun Nisa S.Pd M.Pd.

5. Mahasiswa harus membekali diri dengan skill menulis

Tips Mahasiswa Millennial dan Gen Z Unnes yang Pengin Jadi JurnalisIlustrasi pers (IDN TImes/Arief Rahmat)

Dosen Jurusan Ilmu Politik FIS Unnes, Nugraheni Arumsari menyampaikan, pengabdian masyarakat melalui pelatihan jurnalistik tersebut bisa menjadi bekal bagi mahasiswa. Selain itu, ilmu tersebut bisa untuk meningkatkan skill (kemampuan) menulis karena ilmu itu sangat dibutuhkan sekarang atau ke depannya.

‘’Jadi ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Kemampuan menulis ini harus kita asah supaya menjadi penulis yang baik atau berkesempatan menjadi jurnalis yang handal,’’ katanya.

Adapun, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali mahasiswa tentang dasar-dasar ilmu jurnalistik dan juga pelatihan menulis di era digital saat ini.

Arum menambahkan, diharapkan mahasiswa menjadi generasi yang unggul, memiliki kecerdasan dan kreativitas dalam dunia tulis menulis.

Baca Juga: 2 Jurnalis IDN Times Sabet Juara Nasional Anugerah Jurnalis Pertamina 2021 

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya