Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
10 Puskesmas dengan IGD Siaga 24 Jam di Semarang Buka saat Lebaran
Pemerintah Kota bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan Studi Pra-Pilot Layanan Satu Atap (One Stop Service/OSS) Tuberkulosis di Puskesmas Bangetayu, Kecamatan Genuk, Kamis (4/9/2025). (dok. Pemkot Semarang)
  • Dinas Kesehatan Semarang memastikan 10 puskesmas dengan IGD Siaga 24 Jam tetap buka selama Lebaran 2026 untuk melayani masyarakat dan pemudik di jalur utama maupun alternatif.
  • Puskesmas tersebut dilengkapi ruang rawat inap, ambulans kegawatan, serta dukungan 16 mobil dan 12 motor ambulans agar layanan darurat tetap optimal selama libur panjang.
  • Sebanyak 38 rumah sakit di Semarang juga siaga penuh dengan dokter spesialis dari berbagai bidang yang tetap praktik pada periode 18–24 Maret 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Layanan kesehatan di Kota Semarang tetap siaga selama momentum Hari Idulfitri 1447 Hijriyah. Sebanyak 10 puskesmas dengan fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) Siaga 24 Jam tetap beroperasi melayani masyarakat selama liburan dan mudik Lebaran 2026.

1. Puskesmas berada di jalur utama dan alternatif

Pemerintah Kota bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan Studi Pra-Pilot Layanan Satu Atap (One Stop Service/OSS) Tuberkulosis di Puskesmas Bangetayu, Kecamatan Genuk, Kamis (4/9/2025). (dok. Pemkot Semarang)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan, pihaknya memastikan puskesmas dengan fasilitas IGD tetap buka untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan pemudik yang membutuhkan bantuan medis.

Lokasi puskesmas yang membuka operasional saat Lebaran berada di jalur utama mudik atau jalan nasional dan jalur alternatif. Puskesmas tersebut di antaranya Purwoyoso, Tambakaji, Mangkang, Candilama, Srondol. Kemudian, puskesmas yang berlokasi di jalur alternatif seperti di Gunungpati, Mijen.

“Tak hanya IGD yang buka 24 jam, puskesmas ini juga dilengkapi ambulans kegawatan. Harapannya dengan adanya ambulans kegawatan akan bisa membantu masyarakat atau pemudik yang membutuhkan dengan hanya menelpon 112,” ungkapnya, Rabu (18/3/2026).

2. Puskesmas dilengkapi ruang rawat inap

Seorang lansia cek kesehatan di puskesmas Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Dinkes menyiapkan 16 unit mobil ambulans dan 12 sepeda motor ambulans.

“Petugas Puskemas hanya libur tanggal Nyepi dan Idul Fitri saat tanggal merah saja, cuti bersama tetap masuk. Jadi, 19 tanggal merah libur, 21,22 libur,” jelas Hakam.

Selain itu, 10 puskesmas tersebut juga sudah dilengkapi ruang rawat inap, sehingga ketika ada pasien yang membutuhkan layanan intensif maka bisa langsung dirawat di fasilitas kesehatan tersebut.

3. 38 rumah sakit siap layani pasien selama Lebaran

Ilustrasi pergi ke puskesmas (pixabay.com/truthseeker08)

Selanjutnya selain 10 puskesmas, 38 rumah sakit di Kota Semarang yang siap melayani pasien selama masa libur Lebaran. Bahkan, masing-masing rumah sakit sudah ada jadwal dokter spesialis yang tetap melakukan praktek. 

Dokter spesialis ini antara lain spesialis bedah, obgyn, saraf, jantung, penyakit dalam, mata, jiwa, paru, anak, kulit dan kelamin, ortopedi, urologi, THT, gigi dan mulut dan digestif.

“Dokter spesialis di 38 Rumah Sakit ini akan stand by pada 18-24 Maret 2026,” pungkas Hakam. 

Sementara, berikut daftar 10 Puskesmas dengan layanan IGD dan rawat inap yang tetap buka selama libur Lebaran:

1. Puskesmas Halmahera

2. Puskesmas Karangdoro 

3. Puskesmas Bangetayu

4. Puskesmas Ngesrep

5. Puskesmas Srondol

6. Puskesmas Tlogosari Kulon

7. Puskesmas Gunungpati

8. Puskesmas Karangmalang

9. Puskesmas Ngaliyan

10. Puskesmas Mangkang

Editorial Team