Ilustrasi siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah dengan prokes ketat (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Terpisah, Kepala Dinas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan, pihaknya terus melakukan surveilans dengan melakukan tes swab kepada ratusan siswa sekolah di Solo. Surveilans dilakukan berdasarkan hasil tracing.
Swab acak dilakukan mulai Selasa (1/2/2022) dan hasilnya diperkirakan dua hari mendatang. Menurut Ning, sekolah yang siswa atau gurunya melakukan kontak langsung dengan mereka yang sudah dinyatakan positif COVID-19, diminta untuk meliburkan sekolah secara parsial (menyeluruh).
"Surveilans menyadar untuk SMP kita ambil 100-an, SMA Warga 226 tambah 16, SMA 1 ada 40-an, sama SMA 5. Bermula dari satu orang yang ini pun juga suspek, jadi kemungkinan sudah ada virus cuma tidak bergejala. Terus ada gejala dan memeriksakan diri baru diketahui positif COVID-19." imbuhnya