Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Ide Lomba 17-an Ibu-Ibu Kocak Hemat Biar Warga Ketawa Ngakak Pas Hari Kemerdekaan
Potret lomba 17 Agustus (pexels.com/@heru-dharma)
  • Panitia RT/RW dapat mengadakan lomba khusus ibu-ibu untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan bahan sederhana dan biaya minim.
  • Ide permainan mencakup estafet tepung, minum dari botol dot sambil memakai daster dan helm, serta merias wajah berpasangan dengan mata tertutup.
  • Pilihan lain ialah joget berpasangan sambil menjepit balon dan fesyen show daster dengan properti rumah tangga, yang mengandalkan kreativitas peserta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Panitia RT dan RW menyiapkan lima ide lomba 17-an untuk ibu-ibu yang menggunakan bahan sederhana: estafet tepung, ngedot susu, rias wajah mata tertutup, joget balon, dan fesyen show daster.
  • Who?
    Panitia tingkat RT dan RW, ibu-ibu kompleks sebagai peserta, serta warga yang menyaksikan perlombaan terlibat dalam kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Where?
    Kegiatan direncanakan di lingkungan RT dan RW atau kompleks warga; salah satu lomba fesyen show dapat memanfaatkan teras RT sebagai area catwalk.
  • When?
    Persiapan dilakukan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia; tanggal dan waktu pelaksanaan tiap lomba per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Lomba disiapkan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan dan menghadirkan hiburan warga dengan biaya rendah melalui pemakaian bahan serta perlengkapan rumah tangga.
  • How?
    Peserta mengikuti aturan tiap permainan, seperti mengoper tepung, menyedot botol dot sambil memakai helm, merias dengan mata tertutup, menari sambil menjepit balon, atau memperagakan daster dengan aksesori rumah tangga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Panitia RT dan RW sedang menyiapkan lomba 17-an untuk ibu-ibu. Ada lomba oper tepung, minum dari botol dot sambil pakai helm, dan dandan dengan mata tertutup. Ada juga joget sambil jepit balon dan fesyen daster. Barangnya murah dari rumah. Warga bisa menonton dan tertawa bersama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lima gagasan lomba ini menunjukkan bahwa perayaan tingkat RT dan RW dapat dibangun dari kreativitas sederhana serta barang yang tersedia di rumah. Permainan berpasangan dan beregu juga memberi ruang bagi ibu-ibu untuk tampil kompak, sementara momen-momen lucu berpotensi menciptakan suasana meriah bagi peserta maupun warga yang menonton.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Menyambut Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, panitia tingkat RT dan RW mulai sibuk merancang susunan acara perlombaan. Salah satu sesi lomba yang paling dinanti dan selalu sukses mencuri perhatian adalah lomba khusus ibu-ibu kompleks.

Lomba ibu-ibu tidak harus selalu mewah atau memakan biaya besar. Dengan modal bahan-bahan sederhana yang ada di rumah, keseruan dan gelak tawa warga justru bisa makin pecah.

Bagi kamu pengurus panitia RT yang sedang mencari ide acara unik, berikut 5 ide lomba 17-an ibu-ibu kocak hemat biaya yang dijamin bikin warga ketawa ngakak ala IDN Times. Simpan daftarnya, Lur!

1. Lomba Estafet Tepung Pakai Piring Plastik di Atas Kepala

Ilustrasi lomba 17 Agustus beregu (vecteezy.com/Saddha Visual)

Lomba klasik ini selalu berhasil bikin suasana ricuh seru dan diwarnai gelak tawa.

Cara Main: Ibu-ibu duduk berderet ke belakang. Piring plastik berisi tepung terigu dioper ke peserta di belakangnya tanpa boleh menengok ke belakang.

Kehebohan: Tepung yang tumpah dipastikan membaluri wajah dan baju peserta. Wajah panik dan cemong emak-emak jadi hiburan utama penonton.

Estimasi Biaya: Sangat murah, hanya butuh 1-2 kg tepung terigu dan piring plastik bekas.

2. Lomba Ngedot Susu Sambil Pakai Daster dan Helm

lomba 17 Agustus paling antimainstream (facebook.com/wikikocak123)

Mengubah citra ibu-ibu yang biasanya anggun menjadi kocak seketika.

Cara Main: Peserta wajib memakai helm bogo/full face dan daster, lalu berlari menuju garis finis untuk menghabiskan botol dot berisi susu/air manis yang digantung.

Kehebohan: Kepanikan ibu-ibu saat menyedot dot dengan helm terpasang rapat dijamin membuat gelak tawa warga pecah.

Estimasi Biaya: Cukup menyediakan botol dot bayi murah dan tali rafia.

3. Lomba Rias Wajah Mata Tertutup (Makeup Blindfold)

bapak-bapak ikut lomba 17 Agustus (facebook.com/oscar.living.1)

Lomba tata rias yang menguji kekompakan dan kepasrahan antar tetangga.

Cara Main: Ibu-ibu berpasangan. Satu orang bertindak sebagai perias dengan mata tertutup kain, dan satu orang lagi menjadi model yang dirias.

Kehebohan: Hasil riasan yang berantakan—seperti lipstik sampai ke pipi atau alis yang menyambung—menjadi momen foto paling estetik untuk diunggah ke grup WhatsApp RT.

Estimasi Biaya: Menggunakan peralatan makeup rumahan yang dibawa sendiri oleh peserta.

4. Lomba Joget Balon Terheboh Pakai Lagu Remix EDM

Ilustrasi Lomba Joget Balon (Pinterest/AndreaV.)

Lomba yang menguji ketangkasan, kelincahan, dan ekspresi kocak peserta.

Cara Main: Setiap pasangan ibu-ibu menjepit balon di antara dahi atau perut mereka sambil berjoget mengikuti irama lagu remix EDM. Saat musik berhenti, peserta harus diam tanpa membuat balon jatuh.

Kehebohan: Aksi joget heboh dan ekspresi menahan balon agar tidak meletus selalu memancing sorak-sorai penonton.

Estimasi Biaya: Hanya butuh satu pak balon tiup dan speaker musik RT.

5. Lomba Fesyen Show Daster Keranjang Belanja

Daster(unsplash.com/@belart84)

Menyulap teras RT menjadi panggung catwalk ala festival busana profesional.

Cara Main: Ibu-ibu bertanding memperagakan busana daster harian paling heboh lengkap dengan aksesoris dapur, keranjang belanja, hingga daster terbalik.

Kehebohan: Gaya catwalk sok anggun yang dipadukan dengan daster pasar dan dandan nyentrik dijamin bikin juri dan warga terpingkal-pingkal.

Estimasi Biaya: Gratis, karena memanfaatkan pakaian dan properti yang sudah dimiliki peserta di rumah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article