ilustrasi shalat (pexels.com/Alena Darmel)
Salat isyroq termasuk bagian dari salat Dhuha yang dikerjakan di awal waktu. Waktunya dimulai dari matahari setinggi tombak (15 menit setelah matahari terbit) setelah sebelumnya berdiam diri di masjid selepas salat Shubuh berjama'ah. Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدٍ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى. كَانَ كَأَجْرٍ حَاجٌ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامَّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ
"Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama'ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna." (HR. Thobroni. Syaikh Al Albani dalam Shahih Targhib 469 mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirihi/ shahih dilihat dari jalur lainnya)
Yuk, mulai sekarang kita rutinkan salat sunnah tersebut tiap hari. Gak harus semua kok, bisa dimulai dari yang menurut kalian bisa mencapainya.