Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anak Kolong Bikers Indonesia Bagi Takjil di Banyumas
Ketika anak kolong bikers Indonesia bagikan takjil saat rambu lalulintas menyala merah, Minggu (31/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Banyumas, IDN Times - Komunitas Anak Kolong Bikers Indonesia (AKBI) teritori Banyumas menggelar kegiatan berbagi takjil kepada pengendara yang melintas di depan perempatan Buntu, Banyumas, Minggu( 31/3/2024).

Ketua Umum atau yang disebutnya sebagai Captain AKBI Sammy Ubro menyatakan bahwa kegiatan bagi-bagi takjil sudah menjadi agenda rutin yang digelar setiap bulan Ramadan.

“Tujuan dari pembagian takjil ini adalah untuk lebih mendekatkan bikers dengan masyarakat dan agar kita bisa memaknai bulan suci Ramadan ini dengan lebih peduli dan berempati terhadap sesama," kata Sammy.

1. Dibagikan ke supir dan abang becak

Salah satu anggota AKBI saat akan bagikan takjil ke abang becak yang melintas di perempatan Buntu, Minggu (31/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Pembagian takjil juga melibatkan forum relawan bencana seperti Fortasi dan unsur FKPPI Banyumas. Mereka membagikannya kepada para abang becak dan pengedara yang melintas dari arah Barat (Jakarta) menuju ke jalur Timur (Yogyakarta).

Secara kebetulan para bikers AKBI juga bertepatan dengan pembagian takjil yang dilakukan oleh kelompok perguruan silat Kera Sakti, sehingga menambah semarak kebersamaan diantara mereka.

Diketahui perempatan Buntu, Banyumas merupakan jalur padat yang dilalui para pemudik terutama dari arah Barat seperti Jakarta dan Bandung. Perempatan terluas di Banyumas ini biasanya menjadi pusat kemacetan saat mudik dan arus balik lebaran.

2. Akbi mengakomodir hobi FKPPI

Sebagian anggota anak kolong bikers Indonesia dan Fortasi yang mengakomodir kegiatan sosial,Minggu (31/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Captai Bikers AKBI, Sammy Ubro mengatakan bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan sehingga kelompok AKBI yang saat ini berjumlah 50 bikers tetap mengedapankan sisi religius dalam beraktifitas sosial.

"Kami bersama rekan lainnya dalam momentum bulan suci Ramadan 1445 Hijriah juga menggandeng organisasi Relawan Bencana Seperti FORTASI dan FKPPI,"katanya.

Dijelaskan, AKBI adalah sebagai Wadah untuk mengakomodir hobi, minat, dan bakat dari anggota keluarga besar FKPPI dan sebagai mitra dalam pelaksanaan kaderisasi keluarga besar FKPPI.

3. Buntu daerah padat dan rawan macet

Bila terjebat kemacetan di lampu merah perempatan Buntu, Banyumas, pengendara akan menjumpai bangunan megah mesjid tepat disisi lampu merah antar timur dan selatan, Minggu (31/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Sementara Pembina AKBI sekaligus Fortasi, Eddy Wahono yang ikut turun disela sela pembagian takjil mengatakan menjadi rutinitas saat Ramadan dan menjelang hari raya idul fitri.

"Dipilihnya perempatan Buntu karena dikenal dengan kemacetannya mas, disitulah muncul aksi sosial AKBI bahwa pengendara terutama yang berpuasa akan sangat memerlukan, siap tahu kan di mobil mereka pas ndak ada makanan atau minum,"katanya.

Ditambahkan selain di Buntu, ada beberapa tempat nantinya seperti pertigaan pasar Karanglewas dan lokasi lokasi yang rawan kemacetan khususnya mendekati saat berbuka puasa.

Seperti diketahui Fortasi sendiri berdiri sejak tanggal 6 Februari 2021 , merupakan organisasi relawan gabungan yang tersebar di Provinsi Bali, Jawa timur, Jawa Tengah, Jawa barat dan DIY.

Terdiri dari 35 organisasi yang tergabung di Forum Relawan seperti AKBI, MDMC, PWKT, PISTON, MTA, PMI, KOKAM,REKAP, Serayu Rescue, dan pers dan mitra Banyumas Raya.

Editorial Team

Related Article