Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Awas Modus Penyadapan Baru! Ini Cara Cek WA dan Telegram Kamu Sedang Diintip Atau tidak
Ilustrasi WhatsApp. IDN Times/Paulus Risang
  • Modus penyadapan baru menyerang WhatsApp dan Telegram lewat phishing, QRLJacking, serta kelalaian pengguna yang meminjamkan ponsel, memungkinkan pelaku membaca chat dan mencuri data pribadi.
  • WhatsApp bisa dicek lewat menu Perangkat Tertaut untuk mendeteksi akses asing, lalu diamankan dengan Verifikasi Dua Langkah dan kunci biometrik agar akun tak mudah diretas.
  • Telegram perlu diperiksa melalui menu Devices untuk menghapus sesi mencurigakan serta diaktifkan Two-Step Verification dan Passcode Lock guna mencegah penyusup masuk kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times — Di era serba digital seperti sekarang, menjaga kerahasiaan data pribadi dan ruang obrolan adalah hal yang mutlak, Lur! Dua aplikasi pesan instan raksasa, WhatsApp dan Telegram, kini menjadi target empuk para pelaku kejahatan siber dengan berbagai modus penyadapan baru yang kian licik. Mulai dari teknik phishing tingkat tinggi, pembajakan kode QR (QRLJacking), hingga pemanfaatan celah saat kita teledor meminjamkan HP.

Efeknya gak main-main, pelaku bisa membaca seluruh riwayat chat, mencuri data sensitif, bahkan mengirim pesan palsu atas nama kita tanpa disadari. Untungnya, kedua aplikasi ini menyediakan fitur transparansi untuk melacak keberadaan "penyusup".

Biar privasimu tetap aman dari mata-mata, yuk simak trik cek apakah WhatsApp dan Telegram kamu sedang diintip orang lain beserta cara taktis mengamankannya berikut ini, Lur!

1. Bongkar 'Penyusup' WhatsApp Lewat Menu Perangkat Tertaut

ilustrasi WhatsApp di layar ponsel (pixabay.com/LoboStudioHamburg)

Modus penyadapan WhatsApp yang paling sering terjadi bukanlah meretas sistem pertahanan aplikasi, melainkan dengan menautkan akunmu ke perangkat lain (seperti WhatsApp Web atau aplikasi tiruan) saat kamu lengah.

Buka aplikasi WhatsApp Sedulur, ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas (Android) atau menu Pengaturan (iOS), lalu pilih Perangkat Tertaut (Linked Devices). Di sana, kamu akan melihat daftar peramban (browser) atau perangkat lain yang sedang aktif mengakses akunmu lengkap dengan lokasi dan waktu akses terakhir.

Jika Sedulur melihat ada perangkat asing yang tidak kamu kenal (misalnya browser Opera atau Google Chrome di kota lain), jangan ragu! Langsung ketuk perangkat asing tersebut dan pilih Keluar (Log Out). Seketika itu juga, akses si pengintip akan terputus total.

2. Kunci Lapisan Keamanan WhatsApp dengan Verifikasi Dua Langkah

ilustrasi verifikasi dua langkah (unsplash.com/Solen Feyissa)

Setelah berhasil menendang keluar perangkat asing, Sedulur wajib membangun benteng pertahanan baru agar modus penyadapan serupa tidak bisa menembus akunmu lagi di kemudian hari.

Masuk ke Pengaturan WhatsApp > Akun > Verifikasi Dua Langkah (Two-step Verification). Aktifkan fitur ini dan buatlah 6 digit PIN rahasia yang sulit ditebak, serta masukkan email pemulihan yang aktif.

Dengan fitur ini, siapapun—termasuk orang yang berhasil mengkloning kartu SIM milikmu—tidak akan pernah bisa masuk ke akun WhatsApp-mu tanpa memasukkan 6 digit PIN rahasia tersebut. Jangan lupa aktifkan juga kunci biometrik (sidik jari/Face ID) untuk membuka aplikasi WhatsApp di HP-mu, ya!

3. Lacak Sesi Misterius di Telegram Melalui Menu 'Devices'

Tampilan antarmuka BotFather untuk mengelola bot di aplikasi Telegram (dok. unsplash.com/lana codes)

Berbeda dengan WhatsApp, Telegram menggunakan sistem berbasis awan (cloud) yang memungkinkan satu akun aktif di banyak perangkat sekaligus dalam waktu bersamaan. Hal ini membuat Telegram sangat rawan diintip jika ada orang lain yang mengetahui kode OTP milikmu.

Buka Telegram, masuk ke Pengaturan (Settings), lalu pilih menu Perangkat (Devices). Di bagian Active Sessions, periksa dengan teliti jenis HP, laptop, atau sistem operasi yang terdaftar di sana.

Jika ada sesi aktif dari perangkat yang tidak Sedulur miliki, langsung ketuk opsi Hentikan Semua Sesi Lainny (Terminate All Other Sessions). Langkah kilat ini akan otomatis menendang keluar semua pengintip dari akun Telegram-mu dalam sekejap mata.

4. Pasang 'Cloud Password' di Telegram agar Bebas Intipan

ilustrasi Telegram (unsplash.com/christianw)

Menghapus sesi aktif saja belum cukup jika pelaku masih mengetahui celah masuk ke akunmu. Sedulur wajib mengaktifkan proteksi ekstra di lapisan awan Telegram.

Aktifkan Two-Step Verification Telegram: Masuk ke Pengaturan > Privasi dan Keamanan > Verifikasi Dua Langkah. Di sini, Sedulur akan diminta membuat kata sandi (password) khusus yang akan diminta setiap kali ada perangkat baru yang mencoba masuk ke akun Telegram-mu.

Aktifkan juga fitur Passcode Lock di menu keamanan yang sama. Fitur ini akan mengunci aplikasi Telegram di HP-mu dengan PIN atau sidik jari setiap kali aplikasi ditutup, sehingga orang terdekat pun gak bakal bisa iseng membuka chat-mu saat HP ditinggal di meja.

Nah, itulah trik mudah dan taktis untuk mengecek sekaligus mengamankan akun WhatsApp dan Telegram-mu dari modus penyadapan baru. Yuk, langsung praktikkan sekarang juga demi keamanan ruang privasimu, dan salam sadar siber, Sedulur!

Curated For You

Editorial Team

Related Article