Bekal Ke Tanah Suci, 210 Calon Jemaah Haji Tembalang Ikuti Manasik

- Sebanyak 210 calon jemaah haji asal Tembalang mengikuti manasik di RSGM Unimus dengan bimbingan langsung dari PPIH Arab Saudi untuk mematangkan persiapan ibadah.
- Peserta dilatih praktik memakai ihram yang benar serta mendapat tips menghafal doa sambil melakukan aktivitas ringan agar tetap rileks dan fokus secara spiritual.
- Kesiapan fisik dan mental ditekankan melalui arahan menjaga kebugaran, pola makan, serta sesi tanya jawab interaktif tentang aturan terbaru di Arab Saudi.
Semarang, IDN Times – Persiapan menuju Tanah Suci makin matang! Sebanyak 210 calon jemaah haji asal Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, berkumpul di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unimus pada Sabtu (28/3/2026). Gak cuma soal doa, mereka dibekali simulasi ibadah yang terintegrasi biar makin mantap saat berangkat nanti.
Hadir juga para ahli dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi seperti Wahidin Hasan hingga M. Pujianto untuk kasih bocoran situasi di lapangan. Biar gak bingung, simak 3 poin penting dari keseruan manasik haji Tembalang berikut ini!
1. Praktik pakai ihram sederhana tapi krusial

Materi yang disampaikan H. Suparwiro menekankan pentingnya hal-hal teknis yang sering dianggap sepele tapi bikin panik kalau salah, salah satunya cara memakai pakaian ihram.
Para jemaah diajak praktik langsung cara memakai ihram yang cepat, kuat, dan tetap nyaman dipakai beraktivitas. "Hal kecil seperti ini harus dilatih dari sekarang biar nanti pas pelaksanaan gak kagok," pesan Suparwiro.
2. Tips hafal doa sambil healing

Menghafal doa-doa haji yang cukup banyak seringkali bikin jemaah stres. Di manasik ini juga dibagikan tips jemaah disarankan mengulang hafalan sambil melakukan aktivitas ringan atau saat lagi refreshing.
Cara ini dinilai efektif biar persiapan mental dan spiritual tetap terasa menyenangkan dan gak membebani pikiran sebelum perjalanan panjang ke Mekkah dan Madinah.
3. Kesiapan fisik dan mental jadi hal penting

Karena ibadah haji adalah ibadah fisik, para pendamping haji dari tingkat daerah hingga provinsi mengingatkan jemaah untuk menjaga pola makan dan kebugaran sejak di tanah air.
Manasik terintegrasi ini juga jadi ajang diskusi interaktif. Jemaah gak cuma dengerin ceramah, tapi bisa tanya jawab langsung soal kendala fisik atau aturan terbaru di Arab Saudi biar ibadahnya lancar dan meraih predikat mabrur.
















