Ilustrasi insentif. (IDN Times/Aditya Pratama)
Peserta bisa mengakses kelas-kelas di atas melalui platform mitra resmi seperti Skill Academy, Pijar Mahir, Tokopedia, Bukalapak, SIAPkerja (Kemnaker), Geti.id, atau BuildWithAngga. Untuk mendapatkan kualitas pembelajaran mendalam, peserta disarankan memanfaatkan Indonesia Skills Week (ISW) atau memilih format Live Webinar yang memungkinkan interaksi langsung dengan instruktur.
Peserta diminta untuk bersikap tegas mengenai pengelolaan dana pelatihan dan insentif. Yakni dengan menghabiskan saldo Rp3,5 juta untuk membeli lebih dari satu pelatihan daring yang saling mendukung. Misalnya menggabungkan kelas Excel dan kelas AI.
Setelah itu, diminta untuk menyelesaikan seluruh materi dan kuis untuk mendapatkan sertifikat yang diakui, sekaligus mencairkan insentif tunai sebesar Rp600.000 ditambah Rp100.000 (total Rp700.000) yang bisa digunakan sebagai modal internet mencari kerja.
Sebagai langkah akhir, peserta diminta untuk tidak membuang tugas akhir dari sesi pelatihan.
Peserta bisa merapikan hasil karya tersebut menjadi portofolio di platform profesional seperti LinkedIn atau Behance, lalu menggunakan sertifikat Prakerja untuk memperkuat profil saat melamar proyek di situs global seperti Upwork, Fiverr, Freelancer, atau Dealls.
Bagikan informasi penting ini kepada rekan pencari kerja agar tidak salah strategi memilih kelas pelatihan!