Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Curhat Jokowi Telepon MBZ, Tanya Kapan Perang Usai dan Harga Minyak

Curhat Jokowi Telepon MBZ, Tanya Kapan Perang Usai dan Harga Minyak
Pertemuan Dubes Iran Mohammad Boroujerdi dengan Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya Sih
  • Jokowi menceritakan dirinya menelepon Presiden UEA, MBZ, hanya tiga hari setelah pecahnya konflik AS-Israel melawan Iran untuk menanyakan kapan perang akan berakhir.
  • Selain soal durasi perang, Jokowi juga menyoroti ketidakpastian harga minyak dunia yang melonjak akibat ketegangan di Timur Tengah dan dampaknya terhadap ekonomi Indonesia.
  • Upaya Jokowi mencari kepastian melalui pejabat UEA tetap tanpa hasil karena situasi global dinilai terlalu kompleks untuk diprediksi secara pasti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surakarta, IDN Times – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), membagikan cerita di balik layar mengenai komunikasinya dengan pemimpin dunia terkait situasi geopolitik global yang memanas. Jokowi mengaku sempat menghubungi Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), sesaat setelah konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran pecah.

Momen ini diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Halalbihalal dan Anniversary ke-1 Youtuber Nusantara serta Konsolidasi Laskar Gibran di Hotel Sunan, Solo, Sabtu (4/4/2026).

1. Jokowi langsung tanya MBZ soal durasi perang

Tinjauan Presiden Jokowi didampingi menteri Basuki
Menteri Basuki dampingi Presiden Jokowi tinjau TPST Cilacap pakai teknologi RDF untuk energi terbarukan (Dok. Kementerian PU)

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya bergerak cepat menghubungi MBZ hanya selang tiga hari setelah perang dimulai. Ia merasa perlu mendapatkan gambaran langsung dari pemimpin yang berada di lingkaran wilayah konflik tersebut.

"Saya telepon saat perang baru tiga hari, saya telepon kakak saya di UEA Yang Mulia MBZ. Saya tanya, 'Yang Mulia, kapan perangnya selesai'. Baru mulai perangnya, saya tanya kapan kira-kira perangnya selesai," ujar Jokowi di hadapan para relawan.

Namun, jawaban yang diterima Jokowi MBZ menyatakan bahwa kepastian berakhirnya perang masih sangat gelap dan tidak bisa diprediksi.

2. Nasib harga minyak dunia yang makin tidak menentu

IMG_0778.jpeg
Presiden ke-7 Jokowi menjalani pemeriksaan di Malpolresta Solo terkait kasus ijazah palsu. (IDN Times.com

Selain menanyakan durasi konflik, mantan Wali Kota Solo ini juga menyoroti dampak ekonomi, khususnya melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat ketegangan di Timur Tengah tersebut.

"Kemudian saya bertanya harga minyaknya akan sampai berapa, dijawab juga enggak pasti dan enggak jelas. Karena memang kalkulasinya sangat rumit dan sulit sekali," lanjutnya.

Ketidakpastian ini menjadi alarm bagi ekonomi domestik, mengingat fluktuasi harga minyak global akan berdampak langsung pada kebijakan subsidi dan energi di tanah air.

3. Menteri UEA pun tak sanggup berikan prediksi pasti

IMG_0792.jpeg
Presiden ke-7 Jokowi menjalani pemeriksaan di Malpolresta Solo terkait kasus ijazah palsu. (IDN Times.com

Tak berhenti di level kepala negara, Jokowi juga mencoba menggali informasi lebih dalam dengan menghubungi salah satu menteri di UEA. Namun, hasilnya tetap nihil. Jawaban yang diterima tetap senada: kondisi global saat ini sulit dikalkulasi secara matematis.

"Ini yang sudah di dalam lingkaran perang saja tidak bisa memperkirakan, apalagi kita yang ada di sini. Sangat sulit memprediksi kapan perang selesai dan harga minyak pada harga normal lagi," tutur Jokowi menekankan kompleksitas masalah dunia saat ini.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More