Semarang, IDN Times - Seorang dokter PPDS jurusan Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Undip bernama Yuda Nabella Prameswari dilaporkan meninggal dunia. Kabar viral di medsos menyebutkan Yuda Nabella meninggal karena indikasi bullying alias perundungan.
Humas RSUP dr.Kariadi Semarang, Aditya Kandu Warendra mengatakan, Yuda memang sempat dirawat di ICU rumah sakitnya. Namun Yuda Nabella dinyatakan meninggal dunia Jumat (28/8/2026).
Hasil diagnosa tim medis menyebutkan Yuda meninggal karena menderita penyakit. "Dugaan awal dikarenakan sakit, tidak ada bullying," jelasnya Kamis (3/9/2026).
Walau penyakit Yuda masih dirahasiakan, tetapi, pihaknya memastikan Yuda merupakan mahasiswi PPDS yang punya jadwal belajar di RS Kariadi. "Almarhumah masih semester I, masih pembelajaran di kelas, belum terjadwal untuk stase di RS Kariadi," akunya.
Direktur Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, menampik anggapan bahwa Yuda meninggal akibat bullying atau perundungan.
Nurul menjelaskan, Yuda meninggal karena penyakit demam berdarah. Yuda dirawat di RS Kariadi selama beberapa hari.
"Sejauh ini, berdasarkan laporan resmi yang diterima universitas, almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena sakit demam berdarah,” kata Nurul.
