Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dokter PPDS Kesehatan Jiwa Undip Semarang Meninggal, RS Kariadi: Gak Ada Bully
Gedung instalasi perawatan jantung di RS Kariadi Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Dokter PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa FK Undip, Yuda Nabella Prameswari, meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, setelah sempat dirawat di ICU RSUP Dr. Kariadi Semarang.
  • RSUP Dr. Kariadi menyatakan diagnosis awal menunjukkan Yuda meninggal karena sakit dan tidak menemukan indikasi perundungan, menanggapi kabar viral di media sosial.
  • Undip menyebut laporan resmi menyatakan Yuda meninggal akibat demam berdarah setelah beberapa hari dirawat; almarhumah masih semester pertama dan belum menjalani stase di RS Kariadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
selama beberapa hari

Yuda Nabella Prameswari menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena demam berdarah.

Jumat (28/8/2026)

Yuda Nabella Prameswari dinyatakan meninggal dunia di RSUP Dr. Kariadi.

Kamis (3/9/2026)

RSUP Dr. Kariadi menyatakan dugaan awal penyebab kematian Yuda adalah sakit dan tidak ada perundungan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Yuda Nabella, dokter yang sedang belajar kesehatan jiwa di Undip, meninggal pada Jumat. Ia sempat dirawat di ICU RS Kariadi. Ada orang bilang Yuda dibully, tapi rumah sakit dan Undip bilang tidak ada bully. Mereka bilang Yuda sakit demam berdarah. Yuda masih semester satu dan belum bertugas di rumah sakit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keterangan resmi dari rumah sakit dan universitas memberikan penjelasan yang lebih jelas mengenai wafatnya Yuda Nabella Prameswari, yakni setelah menjalani perawatan akibat demam berdarah. Penegasan bahwa ia masih berada pada tahap pembelajaran di kelas juga membantu meluruskan informasi yang beredar, dengan merujuk pada laporan medis dan institusional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Seorang dokter PPDS jurusan Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Undip bernama Yuda Nabella Prameswari dilaporkan meninggal dunia. Kabar viral di medsos menyebutkan Yuda Nabella meninggal karena indikasi bullying alias perundungan. 

Humas RSUP dr.Kariadi Semarang, Aditya Kandu Warendra mengatakan, Yuda memang sempat dirawat di ICU rumah sakitnya. Namun Yuda Nabella dinyatakan meninggal dunia Jumat (28/8/2026). 

Hasil diagnosa tim medis menyebutkan Yuda meninggal karena menderita penyakit. "Dugaan awal dikarenakan sakit, tidak ada bullying," jelasnya Kamis (3/9/2026).

Walau penyakit Yuda masih dirahasiakan, tetapi, pihaknya memastikan Yuda merupakan mahasiswi PPDS yang punya jadwal belajar di RS Kariadi. "Almarhumah masih semester I, masih pembelajaran di kelas, belum terjadwal untuk stase di RS Kariadi," akunya. 

Direktur Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, menampik anggapan bahwa Yuda meninggal akibat bullying atau perundungan. 

Nurul menjelaskan, Yuda meninggal karena penyakit demam berdarah. Yuda dirawat di RS Kariadi selama beberapa hari. 

"Sejauh ini, berdasarkan laporan resmi yang diterima universitas, almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena sakit demam berdarah,” kata Nurul. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article