Dua Wakil Rektor Unsoed Diperiksa di Mapolresta Banyumas

- Dua Wakil Rektor Unsoed, NF dan NAP, disebut diperiksa KPK di Mapolresta Banyumas pada 20 Agustus 2026.
- Tiga orang lain turut dimintai keterangan: AW dan MN alias N dari pihak ketiga, serta K yang merupakan staf Wakil Rektor III.
- Pemeriksaan diduga terkait permintaan uang jalur mandiri Fakultas Kedokteran, tetapi belum ada konfirmasi resmi mengenai perkara, status hukum, atau keterkaitannya dengan OTT.
Banyumas, IDN Times – Dua pejabat Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto disebut tengah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Banyumas, Kamis (20/8/2026).
1. Dua orang yang diperiksa diantaranya NF dan NAP

Pihak rektorat Kampus Unsoed Purwokerto meminta semua pihak agar terus memberi ruang dalam proses penyelesaian, Sabtu (26/7/2025).(IDN Times/Cokie Sutrisno) Keduanya masing-masing berinisial NF, yang disebut sebagai Wakil Rektor I Unsoed, serta NAP, Wakil Rektor III Unsoed. Selain kedua pejabat tersebut, terdapat tiga orang lain yang disebut turut dimintai keterangan, yakni AW dari pihak ketiga, K, staf Wakil Rektor III, serta MN alias N, yang juga disebut sebagai pihak ketiga.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan permintaan uang dalam jalur penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri Fakultas Kedokteran. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkara yang sedang ditangani.
.
2. Ada lima orang diperiksa lembaga anti rasuah

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar) Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengaku bertemu dengan salah satu pejabat tersebut di salah satu ruangan di Mapolresta Banyumas.
"Lho prof kok di sini, iya sedang ada pemeriksaan," kata saksi tersebut saat ditemui di lokasi.
Sejumlah wartawan juga terlihat berada di depan Mapolresta Banyumas untuk memantau perkembangan pemeriksaan terhadap para pihak tersebut.
Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, para pihak yang diperiksa disebut datang sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, salah seorang pejabat yang menjalani pemeriksaan sempat keluar sekitar pukul 15.30 WIB untuk menunaikan salat Ashar.
Selain dua pejabat wakil rektor, terdapat seorang staf serta dua orang yang disebut berasal dari pihak swasta.
3. Belum jelas terkait OTT KPK atau laporan masyarakat

Ilustrasi OTT KPK (Dok. IDN Times) Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apakah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemeriksaan lanjutan atas laporan masyarakat, atau perkara lainnya.
Informasi yang diperoleh juga belum memastikan apakah persoalan tersebut berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru, khususnya jalur mandiri Fakultas Kedokteran, atau justru terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus.
Saat salah seorang pejabat yang diperiksa hendak menunaikan salat Ashar ditanya wartawan mengenai pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan keterangan. Ia hanya tersenyum dan kemudian meninggalkan lokasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Unsoed maupun Polresta Banyumas terkait pemeriksaan tersebut, termasuk status hukum para pihak yang disebut menjalani pemeriksaan





















