Efek Perang Iran, Penjualan Emas Pegadaian di Jateng Naik 8,12 Persen

- Penjualan emas Pegadaian di Jawa Tengah naik 8,12 persen pada Maret 2026 akibat dampak perang Iran-Amerika dan meningkatnya minat masyarakat mengamankan aset lewat emas.
- Aktivitas cicil dan tabungan emas juga melonjak, dengan total cicilan mencapai 198 kilogram serta saldo tabungan emas menembus 2,3 juta gram di wilayah Kanwil XI Semarang.
- Harga emas Galeri24 naik sekitar 3 persen mengikuti lonjakan harga dunia, sementara Pegadaian terus dorong investasi emas jangka panjang melalui produk fisik dan digital.
Semarang, IDN Times - Transaksi penjualan emas wilayah Jawa Tengah mengalami lonjakan signifikan seiring adanya dampak global terutama munculnya perang Iran-Amerika.
Berdasarkan catatan PT Pegadaian Kanwil XI Jawa Tengah-DIY, transaksi penjualan emas per Maret 2026 senilai Rp13,4 persen atau lebih dari 8,12 persen dari total penjualan harian di bulan Februari.
"Peningkatan penjualan emas ini selaras dengan respon pasar yang ditunjukkan dengan perubahan pola aktivitas masyarakat dalam mengamankan aset yang dimiliki. Khususnya banyak beralih ke emas sebagai komoditas yang paling aman dalam lindung nilai dan ketahanan terhadap inflasi," ungkap Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Tyas Ari Hidayat kepada IDN Times, Senin (9/3/2026).
Table of Content
1. Aktivitas nyicil emas juga tambah ramai

Lebih lanjut lagi, Tyas menyampaikan aktivitas masyarakat saat mencicil emas di kantor-kantor Pegadaian juga tergolong tinggi. Musababnya, selama bulan ini terdapat jumlah cicilan emas yang terkumpul sebanyak 198 kilogram emas untuk seluruh brand.
Ini, katanya mengalami peningkatan sebesar 5,7 kilogram ketimbang kondisi akhir Februari kemarin.
Selain itu, saldo tabungan emas nasabah Pegadaian Kanwil Jawa Tengah ikut terkerek naik yakni sudah mencapai 2,3 juta gram atau meningkat 3,5 kilogram dari akhir Februari 2026.
2. Pegadaian permudah keinginan masyarakat berinvestasi emas

Menurutnya situasi perdagangan emas yang ada saat ini menunjukkan minat masyarakat saat membeli atau cicil emas fisik maupun digital meningkat.
Bahkan ketika harga berada di level tinggi di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi akibat geopolitik global.
"Masyarakat telah memahami untuk membeli masa depan sejak hari ini. Masyarakat telah dimudahkan dalam berinvestasi emas dengan cara menabung di tabungan emas maupun mencicil dan membeli logam mulia dalam nominasi gramasi yang dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial melalui TRING! by Pegadaian," jelasnya.
3. Harga emas Galeri24 naik 3 persen

Lebih jelas lagi, komoditas emas masih memiliki potensi untuk tetap menguat dalam ketidakpastian perekonomian global dan tensi geopolitik yang masih bergejolak.
Sedangkan berdasarkan analisa para konsensus, apabila konflik geopolitik terus berkecamuk maka harga emas dunia berpotensi menembus level tertingginya hingga kurang lebih 6000 Dollar Amerika per troy ounce.
Harga emas Pegadaian melalui brand Galeri 24 mengikuti harga emas dunia secara simultan. Ini karena ditunjukkan dengan kenaikan hingga kurang lebih 3 persen ketika awal Maret 2026 dibanding seminggu sebelumnya merespon lonjakan harga emas dunia secara signifikan pasca pecahnya perang Timteng.
"Koreksi harga emas harian dapat terjadi apabila komoditas emas dunia terimbas kebijakan global maupun domestik seperti kebijakan bank sentral, kurs dollar dan rupiah, suku bunga sentral hingga permintaan domestik namunharga emas tetap meningkat dari tahun ke tahun," ujar Tyas.
4. Emas masih menjanjikan jadi investasi jangka panjang

Oleh karenanya, pihaknya senantiasa mengajak masyarakat melihat emas sebagai instrumen investasi jangka panjang, tidak hanya sekadar alat spekulasi.
Semakin beragamnya produk investasi emas fisik maupun digital dari Pegadaian seperti tabungan emas, cicil emas, deposito emas serta berbagai opsi pembiayaan, maka potensi emas ke depan masih cukup menjanjikan selama dikelola strategi yang tepat.



















