Ekspor Furnitur asal Jepara Ditunda Gegara Efek Aturan Trump

- Eksportir furnitur Jepara terdampak aturan tarif 32% dari Presiden AS Donald Trump
- PT Raisa Furnitur kehilangan orderan ke Amerika, kontribusi ekspor 20%
- Bupati Jepara akan berdialog dengan pengusaha untuk menghadapi dampak kebijakan Trump
Jepara, IDN Times - Aktivitas ekspor produk furnitur asal Kabupaten Jepara tersendat setelah muncul kebijakan penerapan tarif 32 persen dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dampak tersebut dirasakan pabrik furnitur PT Raisa Furnitur Jepara.
1. Eksportir was-was dampak aturan Trump

Manajer Marketing PT Raisa Furnitur, Hadiyatu Nasiah mengatakan setidaknya ada dua kontainer miliknya yang batal dikirim ke Amerika Serikat. Untuk satu kontainer lainnya, dikabarkan sudah sampai di Amerika namun dikenakan tarif baru.
Ia pun belum bisa memastikan dampak secara keseluruhan karena kebijakan tersebut baru berjalan beberapa hari. "Makanya kita ada kekhawatiran. Perekonomian global, termasuk AS, lesu. Kalau tarifnya tinggi, kita khawatir ke depan seperti apa," ungkapnya, Jumat (11/4/2025).
2. Eksportir tiba-tiba sepi orderan

Dyah berkata penjualan produknya ke Amerika berkontribusi 20 persen dari keseluruhan nilai ekspor furnitur perusahaannya. Angka ini, cukup membantu di tengah kondisi ekonomi global yang lesu belakangan ini.
Namun bila biasanya setelah Lebaran pihaknya kerap menerima order dari buyer asal Amerika. Tetapi akibat aturan Presiden Trump membuat pihaknya belum menerima order satupun dari negara tersebut.
"Setelah kebakaran hebat di Los Angeles, sebenarnya prospeknya cukup baik, tapi ternyata sampai sekarang malah belum ada order," akunya.
3. Nilai ekspor furnitur Jepara Rp2,81 T

Dari data BPS Jepara disebutkan ekspor furnitur berbahan kayu tahun 2018-2024 tercatat ada 151 eksportir dengan 54 negara tujuan. Nilai ekspornya mencapai Dollar Amerika atau sekitar Rp2,81 triliun.
Secara keseluruhan, produk ekspor dari Jepara mulai furnitur, alas kaki, hasil laut dan lainnya pada tahun 2024 melibatkan 298 eksportir.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo akan segera berdialog dengan para pengusaha dan eksportir untuk menyikapi dampak aturan Presiden Trump. "Kami mengimbau masyarakat dan pengusaha agar tidak panik. Kita segera bertemu pelaku ekspor untuk menentukan langkah ke depan untuk menghadapi dinamika pasar global," pungkasnya.


















