Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Mencairkan Daging Kurban Beku yang Benar, Tetap Segar dan Higienis

Cara Mencairkan Daging Kurban Beku yang Benar, Tetap Segar dan Higienis
ilustrasi daging di chiller (pexels.com/Federico Arnaboldi)
Intinya Sih
  • Banyak orang masih salah mencairkan daging kurban, seperti mendiamkannya di suhu ruang atau merendam air panas, yang justru memicu pertumbuhan bakteri berbahaya.
  • Tiga metode aman direkomendasikan: chiller untuk hasil paling higienis, rendam air dingin bagi yang terburu waktu, dan defrost microwave untuk kebutuhan instan.
  • Ahli menegaskan daging hasil defrost harus langsung dimasak dan tidak boleh dibekukan ulang kecuali dicairkan lewat metode chiller agar tetap aman dan berkualitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surakarta, IDN Times — Momen Hari Raya Idul Adha biasanya menyisakan stok daging kurban yang melimpah di dalam freezer. Menyimpan daging dalam kondisi beku memang cara terbaik untuk menjaga ketahanannya. Namun, masalah sering muncul saat daging tersebut hendak diolah kembali.

Banyak orang yang masih melakukan kebiasaan keliru, seperti mendiamkan daging beku di atas meja dapur seharian atau langsung merendamnya dengan air panas agar cepat lumer. Padahal, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), membiarkan daging di suhu ruang (antara 4°C hingga 60°C) justru memicu perkembangan bakteri merugikan dengan sangat cepat.

Biar daging kurban milikmu tetap segar, higienis, dan kandungan nutrisinya tidak hilang, berikut adalah 3 cara mencairkan (thawing) daging kurban beku yang direkomendasikan oleh para ahli:

1. Metode Chiller

ilustrasi chiller
ilustrasi chiller (pexels.com/Kevin Malik)

Jika kamu tidak sedang terburu-buru, memindahkan daging dari freezer ke kompartemen kulkas bawah (chiller) adalah metode terbaik yang sangat disarankan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Cara Melakukan: Ambil bungkusan daging kurban dari freezer, letakkan di atas piring atau wadah penampung agar air lelehannya tidak menetes ke makanan lain, lalu taruh di dalam chiller.

Estimasi Waktu: Membutuhkan waktu sekitar 12 hingga 24 jam tergantung seberapa besar ukuran daging tersebut.

Kelebihan: Karena suhu daging terjaga di bawah 4°C, bakteri tidak akan bisa berkembang biak. Selain itu, jika kamu mendadak batal memasaknya, daging yang dicairkan lewat metode ini masih aman untuk disimpan kembali ke dalam freezer.

2. Rendam Air Dingin

Merebus daging dengan air dingin
ilustrasi merebus daging dengan air dingin (pexels.com/RDNE Stock project)

Punya waktu terbatas tapi ogah merusak kualitas daging? Jangan pakai air panas, melainkan manfaatkan air keran biasa atau air dingin.

Cara Melakukan: Pastikan daging kurban terbungkus rapat dalam kantong plastik klip (ziplock) yang kedap air. Ingat, plastik jangan sampai bocor! Setelah itu, tenggelamkan kantong plastik berisi daging tersebut ke dalam mangkuk berisi air dingin.

Aturan Wajib: Ganti air rendaman setiap 30 menit sekali agar suhunya tetap stabil.

Kelebihan: Proses pencairan memakan waktu sekitar 1 hingga 3 jam saja. Daging tetap higienis karena terlindung dari kontak langsung dengan air luar dan bakteri.

3. Fitur Defrost Microwave

Microwave
ilustrasi memanaskan makanan dalam microwave (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Metode ketiga ini bisa kamu pilih jika membutuhkan daging kurban cair dalam hitungan menit saja karena diburu waktu memasak.

Cara Melakukan: Keluarkan daging dari bungkus plastiknya, letakkan di wadah khusus microwave, lalu aktifkan mode defrost (pencairan otomatis) dengan menyesuaikan berat daging yang tertera pada panel microwave.

Aturan Wajib: Begitu proses defrost selesai, daging wajib langsung dimasak saat itu juga.

Catatan Ahli: Gelombang mikro terkadang membuat beberapa bagian tepi daging menjadi agak hangat atau setengah matang. Jika daging tidak langsung dimasak, bakteri akan tumbuh subur di area yang hangat tersebut.

Golden Rule: Jangan pernah membekukan kembali daging kurban yang sudah dicairkan (kecuali dicairkan lewat metode chiller). Pembekuan ulang pada daging yang sempat terpapar suhu ruang hanya akan menjebak jutaan bakteri di dalam serat daging dan merusak teksturnya saat dimasak nanti!

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More