Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[FOTO] Aktivitas Warga Semarang Pakai GoPay Dari Berobat hingga Jajan

Kota Semarang
[FOTO] Aktivitas Warga Semarang Pakai GoPay Dari Berobat hingga Jajan
IDN Times/Fariz Fardianto
Share Article

Semarang, IDN Times - Memasuki era revolusi industri 4.0, segala aspek kehidupan kini tampak amat mudah untuk dijalani. Salah satunya dengan memakai GoPay sebagai alat pembayaran saat berpergian maupun untuk keperluan lainnya.

Tanpa perlu repot-repot mengeluarkan uang kertas lagi, warga cukup memindai barcode GoPay saat berobat hingga beramal di masjid. Dalam kegiatan Plesiran bareng Gojek, IDN Times pun berhasil merekam aktivitas warga berikut ini:



  1. 1. Buru-buru karena ingin berobat, seorang warga memilih memakai GoPay. Alasan pemuda bernama Ricky Yuda Pratama ini karena tak membawa uang receh saat datang ke Puskesmas Pandanaran

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto
  2. 2. Sebagai ikon wisata di Kota Atlas, Lawang Sewu tetap jadi primadona bagi para wisatawan yang melancong di akhir pekan. Yang datang dari luar kota mereka pilih bayar pakai GoPay karena praktis dan gak ribet

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto
  3. 3. Ngamen dibayar recehan pasti sudah lumrah. Tapi gimana jadinya jika mengamen bayarnya pake GoPay? Ini yang sedang dilakukan oleh grup pengamen bernama L Jody

    Ilustrasi GoPay. IDN Times/Fariz Fardianto
    Ilustrasi GoPay. IDN Times/Fariz Fardianto
  4. 4. BRT Trans Semarang sudah sejak lama memakai GoPay sebagai alat pembayaran di tiap shelter. Begini cara makenya

    Ilustrasi pembayaran melalui uang elektronik (IDN Times/Fariz Fardianto)
    Ilustrasi pembayaran melalui uang elektronik (IDN Times/Fariz Fardianto)
  5. 5. Lunpia Mbak Lien juga tak mau ketinggalan zaman. Sebagai Pioner Lunpia di Semarang, Mbak Lien kini memakai GoPay. Tujuannya buat menyasar anak muda sekaligus menaikan omzet penjualan melalui e-money

    Ilustrasi lunpia. (IDN Times/Fariz Fardianto)
    Ilustrasi lunpia. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  6. 6. Berdiri sejak ratusan tahun silam, Lunpia Mbak Lien telah mengakar kuat di Semarang. Ini penampakan seorang karyawannya saat memasukan isian rebung di dalam adonan lunpia

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto
  7. 7. Jika biasanya kita harus menyiapkan recehan untuk berinfak di masjid, sekarang tak perlu repot lagi. Jemaah tinggal menempelkan barcode GoPay yang tersedia di kota amal Masjid Agung Baiturahman Simpang Lima. Praktis kan?

    Ilustrasi. IDN Times/Fariz Fardianto
    Ilustrasi. IDN Times/Fariz Fardianto
  8. 8. Seorang takmir Masjid Baiturahman saat sedang berdiri di samping logo GoPay. Sejak setahun terakhir dipasang di dalam masjid, banyak jemaah yang tertarik melakukan infak digital

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto
  9. 9. Paimo sebagai penjual leker legendaris di Semarang mengaku pendapatannya melonjak hingga 80 persen sejak pakai GoPay. Dia sekarang punya empat rumah dari jualan leker yang sudah tak asing di lidah cah Semarang

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto
  10. 10. Seorang driver pun menjajal aplikasi Go Instan. Hasilnya, kata si driver, lebih cepat saat nguber orderan dari pelanggan

    IDN Times/Fariz Fardianto
    IDN Times/Fariz Fardianto

    Nah itulah aktivitas warga Semarang yang memilih pake GoPay. Yang mana favoritmu?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More