Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hipka Diminta Kolaborasi Dengan OPD dan BUMD Se-Jateng, Apa Tujuannya?
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen bersama Ketua Hipka Jateng, Asrar usai halal bihalal Hipka di Gradhika Bakti Praja Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Semarang, IDN Times - Himpunan Pengusaha Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Hipka) Jawa Tengah didorong berkolaborasi dengan pimpinan OPD dan BUMD. Hal ini agar tumbuhnya ekonomi syariah bisa sejalan dengan laju perekonomian Jawa Tengah.

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan Hipka diharapkan bisa semakin tumbuh bersama, sehingga mampu menjaga stabilitas daerah.

"Prinsip ekonomi syariah itu kalau mau tumbuh ya harus tumbuh bersama," urainya usai halal bihalal di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Gubernuran, Minggu (19/4/2026).

Karenanya, ia berharap kepada Hipka untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Jateng melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) maupun BUMD yang ada.

Gus Yasin menyatakan, kemajuan sebuah daerah tidak bisa dicapai jika pengusahanya hanya bergerak sendirian. Karenanya, diperlukan kerja bersama-sama sesuai peran masing-masing.

Menurutnya, di tengah ketidakpastian dunia akibat konflik global, kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha lokal menjadi benteng pertahanan yang krusial.

"Negara mana pun, ketika ekonominya mapan dan jelas, pasti akan lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahannya," imbuhnya.

Ketua Hipka Jateng, Asrar, menyambut baik ajakan tersebut. Ia memastikan para pengusaha di bawah naungan organisasinya siap berkolaborasi lebih dalam dengan pemerintah daerah.

"Intinya kami akan bersinergi terus dengan pemerintah untuk mengembangkan perekonomian di Jawa Tengah," kata Asrar.

Editorial Team