Semarang, IDN Times - Pangkalan TNI AL Semarang sedang berusaha meningkatkan penjagaan di wilayah Kabupaten Pati untuk mengurangi aksi penangkapan ikan ilegal atau ilegal fishing.
Upaya yang mereka lakukan ialah membangun Pos TNI AL (Posal) di pesisir perairan Banyutowo Kecamatan Dukuhseti.
"Pembangunan Posal Banyutowo bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud kehadiran negara dan komitmen TNI AL untuk semakin dekat dengan masyarakat," tutur Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto di lokasi Posal Banyutowo, Kamis (5/11/2026).
Ia mengaku sebetulnya pesisir utara Kabupaten Pati punya potensi sumber daya maritim yang besar. Sebab di sana terdapat aktivitas perikanan, pelayaran rakyat dan pariwisata bahari.
Namun demikian, kawasan tersebut juga memiliki sejumlah tantangan dan kerawanan, di antaranya penyelundupan, penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing, kecelakaan laut dan beresiko terkena bencana alam.
“Keberadaan Posal Banyutowo diharapkan memperkuat pengawasan dan pengamanan wilayah perairan, menjadi pusat pembinaan potensi maritim. Serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya nelayan," paparnya.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh warga Banyutowo atas dukungan dan partisipasinya membangun Posal.
Ke depan, Posal Banyutowo akan diperkuat personel yang profesional dan humanis di bawah kepemimpinan Danposal Banyutowo Letda Laut Dhika Bagus W.
Melalui pembangunan Posal Banyutowo, TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mampu mengoptimalkan pelaksanaan tugas pengamanan wilayah pesisir, pembinaan potensi maritim, mempererat sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.