Jepara, IDN Times - Sejarah pahlawan emansipasi wanita, R.A. Kartini, dapat ditelusuri melalui keberadaan dua museum yang mewakili fase penting dalam hidupnya di Jawa Tengah. Museum pertama berada di Jepara yang menjadi tanah kelahiran dan titik awal perjuangannya. Sementara itu, museum kedua berlokasi di Rembang, menempati bekas rumah dinas suami yang menjadi tempat Kartini menghabiskan masa akhir hayatnya.
Berikut adalah rekomendasi rencana perjalanan (itinerary) satu hari untuk menyusuri jejak perjuangan R.A. Kartini dari Jepara hingga tempat peristirahatan terakhirnya di Rembang:
Pagi: Napak Tilas Masa Kecil di Jepara
08.00–10.00 (Museum R.A. Kartini Jepara): Awali hari di tanah kelahiran Kartini. Jelajahi gedung museum yang baru saja direnovasi untuk melihat benda peninggalan masa kecil dan sejarah kerajinan ukir Jepara yang dahulu dipromosikan oleh sang pahlawan.
10.00–11.30 (Pantai Kartini): Berlokasi sangat dekat dari museum, pengunjung bisa singgah sejenak ke ikon wisata ini untuk melihat Kura-Kura Ocean Park.
11.30–12.30 (Makan Siang): Cicipi sajian kuliner khas Jepara seperti Pindang Serani di Yam Yam Resto yang populer, atau Lontong Krubyuk Bu Ripah untuk mendapatkan cita rasa yang lebih autentik.
Siang: Perjalanan Lintas Kota
12.30–15.00 (Perjalanan Jepara ke Rembang): Waktu tempuh normal berkisar antara 2,5 hingga 3 jam berkendara. Rute transportasi ini akan melewati jalur pesisir utara Jawa dengan pemandangan hamparan tambak garam.
Sore: Jejak Kehidupan di Rembang
15.00–16.30 (Museum R.A. Kartini Rembang): Kunjungi area bekas rumah dinas Bupati Rembang untuk melihat "Kamar Pengabdian". Di lokasi ini, pengunjung bisa merasakan suasana pribadi kehidupan Kartini sesudah menikah hingga wafat.
16.30–17.30 (Makam R.A. Kartini): Akhiri perjalanan sore dengan berziarah ke kompleks makam pahlawan di Desa Bulu, sekitar 17,5 km ke arah selatan dari pusat kota Rembang. Kartini dimakamkan berdampingan dengan suami dan putranya di tempat ini.
Malam: Eksplorasi Kuliner Legendaris
18.30 (Makan Malam di Rembang): Sebelum menyudahi perjalanan, singgahlah ke Rumah Makan Hien. Restoran legendaris yang berdiri sejak 1958 ini sangat terkenal dengan sajian Pecel Udang dan berbagai masakan boga bahari (seafood).
