Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jadi Relawan, Mahasiswa Undip Ajarkan Kreativitas ke Anak Tidak Mampu

Jadi Relawan, Mahasiswa Undip  Ajarkan Kreativitas ke Anak Tidak Mampu
mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis dan program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat (INHUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang saat menggelar kegiatan inspiratif di Rubbik School. (dok. Undip)
Share Article

Semarang, IDN Times - Ilmu akan lebih bermanfaat apabila dibagikan secara luas kepada yang membutuhkan. Demikian yang dilakukan mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis dan program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat (INHUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang saat menggelar kegiatan inspiratif di Rubbik School.

1. Mengajar anak-anak tidak mampu

mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis dan program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat (INHUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang saat menggelar kegiatan inspiratif di Rubbik School. (dok. Undip)
mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis dan program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat (INHUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang saat menggelar kegiatan inspiratif di Rubbik School. (dok. Undip)

Rubbik School merupakan tempat belajar anak-anak usia 4-14 tahun yang memiliki kondisi ekonomi dan lingkungan kurang mendukung untuk memenuhi pendidikan serta tugas-tugas perkembangan sesuai usia mereka.

Sebanyak 22 mahasiswa mengunjungi Rumah Belajar Bermain Inspiratif dan Kreatif (Rubbik) School di Jalan Delikrejo, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, belum lama ini. Mereka melakukan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan pengembangan pendidikan anak-anak.

Para mahasiswa menjadi relawan yang mengajari anak-anak tidak mampu di sekolah swadaya itu untuk kreatif. Anak-anak diajak bermain di alam dengan menggunakan pos-pos pemberhentian. Pada setiap pos terdapat tantangan berupa permainan yang harus diselesaikan secara kelompok.

2. Kembangkan kreativitas dan keterampilan anak

mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis dan program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat (INHUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang saat menggelar kegiatan inspiratif di Rubbik School. (dok. Undip)
mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis dan program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat (INHUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang saat menggelar kegiatan inspiratif di Rubbik School. (dok. Undip)

Selain bermain, para mahasiswa juga membagikan bingkisan hadiah berisi perlengkapan sekolah, buku, dan makanan ringan. Bingkisan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar anak-anak dan memotivasi mereka untuk terus semangat mengejar pendidikan.

Ketua pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat, Hafida mengatakan, pihaknya fokus pada pengembangan kreativitas dan keterampilan anak-anak melalui berbagai program inovatif dan kegiatan edukatif.

“Kami mengajak anak-anak bermain dan belajar dengan menyiapkan berbagai permainan interaktif yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan kebersamaan di antara para peserta,” katanya.

Selain itu, imbuh Hafida, kegiatan pengabdian ini dapat menumbuhkan semangat dan motivasi anak-anak di Rubbik School untuk meraih mimpi dan menciptakan kenangan, serta membangun rasa saling peduli dan empati.

3. Implementasi kuliah Relasi Komunitas

Sementara, kegiatan pengabdian masyarakat di Rubbik School ini juga merupakan implementasi langsung dari pembelajaran dalam mata kuliah Relasi Komunitas bagi mahasiswa program studi Informasi dan Hubungan Masyarakat Undip. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan lingkungan sekolah, mahasiswa dapat menerapkan konsep dan prinsip yang dipelajari dalam mata kuliah tersebut. Seperti membangun hubungan yang baik, memahami kebutuhan komunitas, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Pendiri dan pengelola Rubbik School, Keyko Ayu menyampaikan, apresiasi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kehadiran dan kegiatan yang digelar mahasiswa ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pengembangan kreativitas dan keterampilan mereka.

Kami berharap kolaborasi ini dapat berlanjut di masa mendatang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak dan masyarakat sekitar,’’ katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Peluang Lolos Besar, Kuota SPMB SMA/SMK Negeri di Jateng 2026 Naik!

04 Jun 2026, 19:29 WIBNews