Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jangan Buang HP Bekas, Sulap Jadi CCTV Rumah Tanpa Biaya Langganan
ilustrasi HP bekas (commons.wikimedia.org/Maurizio Pesce)
  • Ponsel lama bisa dimanfaatkan sebagai CCTV rumah tanpa biaya langganan dengan bantuan aplikasi gratis seperti AlfredCamera, WardenCam, atau AtHome Video Streamer.
  • Proses pemasangan cukup mudah: unduh aplikasi di dua ponsel, login dengan akun sama, atur satu sebagai kamera dan satu lagi sebagai layar pemantau.
  • Pengguna disarankan menempatkan ponsel di area berventilasi baik, menjaga koneksi listrik stabil, serta memanfaatkan fitur deteksi gerakan dan komunikasi dua arah untuk keamanan maksimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ponsel pintar (HP) lama dengan layar retak atau baterai menurun sering kali berakhir menumpuk di laci. Jangan buru-buru membuangnya. Perangkat bekas tersebut bisa didaur ulang menjadi kamera pengawas (CCTV) rumah yang canggih tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. Memanfaatkan teknologi lawas itu merupakan solusi cerdas untuk meningkatkan keamanan properti tanpa terbebani biaya langganan bulanan.

Untuk memulai proyek sederhana tersebut, persiapkan beberapa perangkat pendukung dan tentukan aplikasi yang tepat.

Persiapan Alat dan Pilihan Aplikasi

ilustrasi hp bekas (pixabay.com/Pexels)

Siapkan ponsel bekas sebagai kamera pengirim (sender) dan ponsel utama sebagai layar pemantau (viewer). Pastikan tersedia koneksi Wi-Fi yang stabil di titik peletakan agar pantauan video tidak mengalami jeda waktu (delay).

Siapkan juga pengisi daya (charger), kabel panjang, serta penyangga (tripod) atau perekat busa (double tape) untuk mengatur sudut pandang.

Terkait perangkat lunak, terdapat tiga aplikasi gratis paling stabil pada tahun 2026. Pilihannya meliputi AlfredCamera yang sangat populer dan mudah diatur, WardenCam untuk rekaman beresolusi tinggi dengan penyimpanan komputasi awan (cloud), serta AtHome Video Streamer jika pemantauan berpusat pada layar laptop.

Langkah Pemasangan dan Sinkronisasi

ilustrasi kamera HP (unsplash.com/Angela Compagnone)

Sebagai contoh kepraktisan, coba gunakan AlfredCamera. Proses pengaturannya sangat ringkas.

Unduh aplikasi pada kedua ponsel melalui Play Store atau App Store. Masuk (login) menggunakan akun Google yang identik pada kedua perangkat tersebut.

Langkah selanjutnya adalah menentukan peran perangkat. Atur ponsel bekas dengan peran "Camera", lalu pilih peran "Viewer" pada ponsel utama. Karena memakai akun yang sama, kedua perangkat akan terhubung secara otomatis dan layar ponsel utama akan langsung menampilkan tangkapan video.

Lokasi Penempatan dan Peringatan Keamanan

ilustrasi kamera HP (commons.wikimedia.org/Santeri Viinamäki)

Setelah perangkat terhubung, langkah krusial berikutnya adalah menentukan titik peletakan. Taruh ponsel bekas di sudut atas ruangan yang memiliki jarak pandang luas, seperti mengarah ke pintu masuk. Pastikan posisinya dekat dengan stopkontak.

Aplikasi penyiaran video akan menguras baterai dengan cepat, sehingga ponsel pengawas wajib terus tersambung ke arus listrik selama 24 jam.

Mengingat beban kerja peranti yang berat, pedoman teknis memberikan peringatan keselamatan yang wajib diperhatikan oleh pengguna.

Ingat, ponsel bekas cenderung cepat panas jika terus menyala. Lepas pelindung bodi (casing) untuk membantu sirkulasi udara. Jangan menaruh ponsel di tempat yang terlalu tertutup, seperti di dalam kardus sempit, karena bisa memicu panas berlebih (overheat) saat memancarkan video 24 jam.

Sebagai langkah perawatan ekstra, hapus aplikasi lain di ponsel bekas agar ruang penyimpanan fokus bekerja untuk sistem CCTV. Gunakan mode hemat daya (fitur "OK" di AlfredCamera) yang membuat layar menjadi gelap namun kamera tetap merekam.

Memaksimalkan Fitur Pemantauan

ilustrasi CCTV yang terpasang di daycare (freepik.com/vecstock)

Meskipun berstatus gratis, aplikasi pemantau tersebut menawarkan fungsi layaknya kamera pengawas profesional. Pengguna bisa mengaktifkan Deteksi Gerakan (Motion Detection) untuk mendapat notifikasi seketika jika ada pergerakan mencurigakan.

Tersedia juga Komunikasi Dua Arah (Two-Way Talk) untuk menegur kurir atau menakuti penyusup layaknya walkie-talkie, tombol sirine pembawa efek kejut, serta fitur Low Light Filter atau mode malam untuk membantu pemantauan di area gelap. Pastikan aplikasi selalu berada pada versi terbaru untuk menjaga kestabilan koneksi.

Versi gratis sudah sangat memadai untuk pengawasan dasar di rumah. Terapkan trik praktis ini sekarang juga.

Bagikan panduan keamanan rumah ini kepada keluarga dan rekan kerja agar mereka ikut mendaur ulang gawai lamanya!

Editorial Team