Banyumas, IDN Times - Semakin dekat Hari Raya Iduladha, permintaan tusuk sate di Jawa Tengah mengalami lonjakan tajam. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah para pengrajin tusuk sate tradisional di Banyumas, yang kini kebanjiran order hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
Di sebuah rumah produksi sederhana di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, aktivitas produksi tengah berjalan lebih intens. Asti, pemilik usaha pengrajin tusuk sate, bersama para pekerjanya kini bekerja ekstra untuk memenuhi permintaan yang datang dari berbagai daerah.
"Kalau menjelang Iduladha itu permintaan meningkat bisa tiga kali lipat dari hari biasa. Kalau sekarang per harinya bisa lebih dari 15 ikat,"ujar Asti.
Biasanya, dalam sehari Asti hanya memproduksi 1 hingga 3 ikat tusuk sate. Namun menjelang Iduladha, angka tersebut melonjak drastis. Lonjakan ini sudah mulai terasa sejak dua pekan sebelum hari raya kurban tiba.
