Semarang, IDN Times - Tanggul Laut di Tambak Lorok, Semarang Utara, Kota Semarang akan digadang-gadang menjadi destinasi wisata baru selain untuk mencegah banjir rob. Pemkot Semarang akan melakukan penataan di kawasan tersebut menjadi Kampung Bahari setelah proyek pembangunan itu jadi.
Kampung Bahari Tambak Lorok Semarang Bakal Jadi Destinasi Wisata

1. Siapkan kampung bahari di Tambak Lorok
Rencana itu sesuai dengan arahan Presiden RI, Jokowi Widodo saat meninjau pembangunan proyek tanggul laut, beberapa hari lalu.
“Jadi memang Bapak Presiden sudah menyampaikan, bahwa proyek ini tidak hanya sebagai pencegah rob dan penahan gelombang saja. Akan tetapi, juga bisa digarap menjadi potensi wisata kampung bahari,” ungkap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (19/6/2024).
Kawasan tersebut memang sudah disiapkan sebagai kampung bahari yang terintegrasi dengan fasilitas lain seperti tempat pelelangan ikan, rumah apung, dan kampung nelayan.
Saat ini upaya yang tengah dilakukan, yakni menggandeng tokoh masyarakat serta melakukan penataan-penataan tempat yang berada di wilayah sekitar. Sesuai proyeksi, kampung nelayan Tambak Lorok ini bisa menjadi wisata bahari seperti Muara Karang.
2. Wisata bahari berdampak pada ekonomi warga
“Kemudian adalah revitalisasi pasar yang ada di Tambaklorok itu, sehingga bisa menjadi lebih bagus. Perawatan dan pemeliharaan taman-tamannya juga perlu kolaborasi dengan masyarakat. Dengan menjadi wisata bahari, diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” jelas perempuan yang akrab disapa Ita.
Pemkot Semarang juga mendorong masyarakat sekitar, agar lebih menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, untuk menjadi sebuah destinasi wisata, dibutuhkan kepedulian dari masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan dan membantu pengembangannya.
“Dengan adanya destinasi wisata di sini, maka ibu-ibu nelayan bisa membuat kerajinan, olahan ikan, sehingga ekonomi di sini bisa bergulir dan masyarakat bisa lebih sejahtera. Tapi masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Kebersihan lingkungan harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
3. Warga bisa dapat tambahan rezeki
Sementara itu, salah satu warga RT 5 RW 16, Ernawati menyambut gembira dengan rencana penataan kawasan menjadi destinasi wisata. Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemkot Semarang ini juga akan membantu perekonomian warga sekitar.
“Senang sekali bisa ada banyak pengunjung nanti yang ke sini, kami warga bisa dapat rezeki lebih,” terangnya.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Semarang karena telah memberikan perhatian lebih kepada warga di wilayah pesisir. Wanita berusia 44 tahun itu mengakui, dengan pembangunan sheet pile ini minimal bisa mengatasi permasalahan banjir rob di Tambak Lorok dan sekitar.
“Terima kasih sudah dibuatkan tanggul ini, jadi air tidak bisa langsung masuk ke permukiman warga. Kami sebagai warga yang tinggal di sini, keluhannya hanya rob saja,” imbuhnya.