Piala Dunia 2026, TVRI Jateng Sediakan Lapak Gratis untuk UMKM

- TVRI Jawa Tengah membuka area nobar Piala Dunia 2026 di kompleks kantornya dan memberi kesempatan UMKM berjualan gratis tanpa biaya sewa lapak.
- Tidak ada sistem pendaftaran bagi pedagang, pelaku UMKM cukup datang langsung memanfaatkan area luas selama kegiatan nobar berlangsung.
- TVRI Jateng juga mendorong pemerintah daerah di 35 kabupaten/kota untuk menggelar nobar serupa agar masyarakat bisa menonton siaran Piala Dunia secara gratis.
Semarang, IDN Times - Euforia Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi pesta sepak bola bagi masyarakat Jawa Tengah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM. TVRI Jawa Tengah memastikan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa membuka lapak secara gratis di area nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar di kompleks kantor media tersebut.
1. UMKM berjualan tanpa dipungut biaya sewa lapak

Sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia, TVRI Jawa Tengah akan menayangkan seluruh 104 pertandingan melalui layar nobar di kompleks kantor Jalan Pucang Gading, Batursari, Mranggen, Kabupaten Demak.
Kepala Stasiun TVRI Jawa Tengah, Sanny Damanik mengatakan, masyarakat dapat menikmati seluruh pertandingan secara gratis sekaligus menghadirkan ruang ekonomi bagi warga sekitar.
“Kepada masyarakat di sekitar TVRI tentunya silakan untuk nobar di areal TVRI yang berada di Pucang Gading,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Tak hanya menghadirkan hiburan sepak bola dunia, TVRI juga membuka kesempatan bagi UMKM untuk berjualan tanpa dipungut biaya sewa lapak.
“Kami juga membuka kesempatan kepada pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar areal nobar yang berlokasi di kantor TVRI, dan itu semua gratis, tidak dipungut bayaran,” katanya.
2. Tidak menerapkan sistem pendaftaran bagi pedagang

Menariknya, TVRI Jawa Tengah tidak menerapkan sistem pendaftaran bagi pedagang. Pelaku UMKM cukup datang langsung dan memanfaatkan area yang tersedia selama kegiatan nobar berlangsung.
“Kami tidak buka pendaftaran. Silakan saja karena memang arealnya juga luas. Kami persilakan kepada masyarakat,” tambah Sanny.
Untuk diketahui, nobar perdana dijadwalkan berlangsung pada laga pembuka Piala Dunia 2026 pada 11 Juni mendatang, mempertemukan Mexico melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City.
Selain siaran pertandingan, TVRI Jawa Tengah juga menyiapkan berbagai program pendukung selama Piala Dunia berlangsung. Tim program dan pemberitaan akan menghadirkan ulasan pertandingan, prediksi laga, hingga diskusi sepak bola bersama sejumlah narasumber.
3. Pemda didorong bisa menggelar nobar Piala Dunia 2026

“Nanti ada tim berita, tim program juga membuat program-program acara yang khusus dengan menghadirkan pembicara-pembicara untuk mengkaji, mengulas, membahas, termasuk prediksi pertandingan,” jelasnya.
TVRI Jawa Tengah berharap fasilitas nobar gratis tersebut dapat menjadi ruang hiburan bersama bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan televisi berbayar maupun platform digital.
Tak hanya di Demak, TVRI Jawa Tengah juga telah mengirimkan surat kepada 35 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah agar menggelar nobar serupa di daerah masing-masing.
“Tujuannya agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mengakses siaran Piala Dunia. Melalui siaran terestrial ini masyarakat bisa menonton secara gratis, termasuk yang berada di daerah-daerah yang selama ini sulit menjangkau layanan siaran tertentu,” pungkas Sanny.


















