Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Karimunjawa Dikepung Ombak Tinggi, Ini Daftar 23 Biro Travel yang Bawa Wisatawan

Kab. Jepara
Karimunjawa Dikepung Ombak Tinggi, Ini Daftar 23 Biro Travel yang Bawa Wisatawan
Seorang petugas mengecek ketinggian muka air laut di Dermaga Karimun Pulau Karimunjawa saat menjelang libur Natal 2022. (IDN Times/Dok Kecamatan Karimunjawa)
Share Article

Jepara, IDN Times - Ombak tinggi yang melanda perairan utara Jawa Tengah membuat ratusan wisatawan tertahan di Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Informasi dari pihak Kecamatan Karimunjawa menyebutkan gelombang laut yang tinggi mengakibatkan dua kapal dilarang bersandar di Dermaga Karimun.

Lantas bagaimana kondisi para wisatawan yang masih tertahan di Karimunjawa?

  1. 1. Kapal Siginjai dan Express Bahari tidak bisa menyeberang

    Sejumlah penumpang KM Siginjai tiba di Dermaga Karimun, Pulau Karimunjawa, Jepara. (IDN Times/Dok Camat Karimunjawa)
    Sejumlah penumpang KM Siginjai tiba di Dermaga Karimun, Pulau Karimunjawa, Jepara. (IDN Times/Dok Camat Karimunjawa)

    Camat Karimunjawa, Muslikin mengaku, ada puluhan bahkan ratus wisatawan yang hari ini terpaksa tinggal sementara di penginapan sembari menunggu cuaca membaik dan gelombang laut kembali normal. 

    "Soalnya kan yang harusnya KM Siginjai dan Express Bahari hari ini berlabuh di Dermaga Karimun, tetapi karena ombaknya tinggi kapalnya dilarang merapat. Jadinya kedua kapal itu off, tidak bisa menyeberang ke Karimunjawa," kata Muslikin kepada IDN Times, Sabtu (24/12/2022). 

  2. 2. Puluhan biro travel bawa ratusan wisatawan

    karimunjawatour.co.id
    karimunjawatour.co.id

    Muslikin berkata, efek dari ombak Karimunjawa yang tinggi membuat keperluan wisatawan untuk pulang ke Jepara menjadi tertunda. Padahal sesuai manifesnya ada ratusan wisatawan yang dijadwalkan pulang ke Jepara lantaran waktu liburannya ke Karimunjawa sudah selesai. 

    "Kalau dihitung-itung turis yang gak bisa pulang itu dibawa sama 23 biro travel. Ada agen biro yang bawa turis satu orang, dua orang, empat orang sampai lebih dari 40 orang," ujar Muslikin. 

  3. 3. Daftar biro travel yang bawa wisatawan di Karimunjawa

    Petugas gabungan berpatroli di Karimunjawa Jepara. (Dok Kecamatan Karimunjawa Jepara)
    Petugas gabungan berpatroli di Karimunjawa Jepara. (Dok Kecamatan Karimunjawa Jepara)

    Lebih jauh lagi, dirinya bilang hari ini juga sudah melapor kepada Pj Bupati Jepara dan Sekda Jepara mengenai dampak ombak tinggi di Karimunjawa. Ia juga tak bisa memastikan sampai kapan dua KM Siginjai dan Express Bahari berhenti beroperasi. 

    "Kita gak ada pemberitahuan sampai kapan kapalnya off. Soalnya mau gak mau musti nunggu cuacanya normal," terangnya. 

    Berdasarkan pengakuan Muslikin, berikut ini daftar sementara biro travel yang membawa wisatawan yang masih tertunda kepulangannya dari Karimunjawa:

    1. Ardian Tour (Ardian) : 41 orang
    2. Samudra (Ubaidila) : 5 orang
    3. Tomi : 4 orang.
    4. Lilis : 4 orang
    5. Kajieco : 2 orang
    6. Munir Trip Jaya : 9 org
    7.  Tim Visit : 13 org
    8. Breve Azurine : 21 orang
    9. Omah Alchy : 8 orang
    10.  Sama-sama : 7 org
    11. Alarm Kita : 7 org
    12. Sunrise    : 1 org
    13.  Ailana Trip : 4 org
    14. Nesia tour : 21 org
    15. Manggamuda homestay: 4 org
    16.  Berhasil homestay : 6 org
    17. Legon waru: 29 org
    18. Blue Coral: 6 org
    19. Royal.ocean : 2 org
    20. Mirabelle: 4 org
    21. Leyeh Leyeh Tour: 1 orang
    22. Basa-basi: 10 orang
    23. Satu Pintu: 6 orang

    "Masih ada beberapa yang belum terdata," katanya. 

  4. 4. Biaya penginapan ditanggung separuh harga

    Petugas cek kondisi Pulau Kemujan yang didatangi wisatawan saat liburan Lebaran. (Dok Kecamatan Karimunjawa)
    Petugas cek kondisi Pulau Kemujan yang didatangi wisatawan saat liburan Lebaran. (Dok Kecamatan Karimunjawa)

    Muslikin menambahkan, penginapan yang ditempati sementara para wisatawan yang tertahan di Karimunjawa biayanya ditanggung 50 persen oleh setiap biro travel.

    "Ya karena cuacanya tidak memungkinkan seperti ini, jadinya mereka diinapkan lagi di penginapan. Tapi biayanya gak full hanya separuh harga," tandasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More