Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Keluarga Desak Sidang Etik Aipda RZ Penembak GRO Segera Digelar
Ayah kandung Andi Prabowo bersama kerabat korban Subambang dan paman korban, Agung saat memberikan pernyataan kepada awak media mengenai kasus penembakan yang menewaskan korban. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Keluarga siswa SMK Negeri 4 Semarang berinisial GRO yang menjadi korban penembakan polisi mendesak Polda Jawa Tengah untuk segera menggelar sidang etik untuk pelaku Aipda RZ. 

1. Keluarga GRO minta sidang etik digelar minggu depan

Kawasan tempat tinggal keluarga siswa SMK Negeri 4 Semarang berinisial GRO (17 tahun) yang meninggal ditembak polisi Aipda RZ di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Juru bicara keluarga GRO, Subambang mengatakan, pihaknya menginginkan sidak etik polisi penembak GRO, Aipda RZ segera digelar.

‘’Kami tahu mungkin butuh waktu untuk melengkapi dokumen-dokumen atau berkas perkara untuk persidangan. Sebab, sidang etik ini kan perlu kepastian hukum. Namun, semoga tidak terlalu lama atau paling tidak minggu depan sidang bisa digelar atau paling tidak ada keputusan yang jelas,’’ ungkapnya saat dihubungi IDN Times, Jumat (6/12/2024).

Selain itu, hingga kini keluarga GRO masih keberatan dengan rekonstruksi yang digelar Polrestabes Semarang. Menurut Subambang, proses rekonstruksi ini masih direkayasa oleh polisi.

‘’Polrestabes Semarang masih saja merekayasa rekonstruksi kejadian penembakan GRO oleh anggotanya. Tentu kami sangat kecewa serta keberatan karena yang dikedepankan dan diperlihatkan adalah soal tawuran. Padahal, jelas tidak ada tawuran, kok dibilang tawuran terus,’’ katanya.

2. Keluarga GRO akan cermati proses sidang etik

Sejumlah keluarga dan kerabat almarhum GRO (17) menabur bunga usai proses autopsi jenasah saat ekshumasi atau pembongkaran makam almarhum pelajar SMK berinisial GRO (17) di TPU Bangunrejo, Saradan, Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2024). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Kendati demikian, keluarga GRO akan terus mengikuti proses yang sedang dilakukan kepolisian. Keluarga GRO juga akan mencermati sidang etik untuk Aipda RZ yang merupakan anggota Satnarkoba Polrestabes Semarang.

‘’Setelah ada sidang etik dan keputusan, kami keluarga akan melihat apakah sesuai dengan harapan kami atau tidak. Dari sidang itu nanti akan terlihat jelas apakah Polrestabes Semarang maupun Polda Jateng merekayasa atau tidak. Lalu, kami juga akan melihat dan mendengar tanggapan publik bagaimana,’’ Subambang.

Namun demikian, lanjut dia, keluarga akan tetap menuntut nama baik almarhum GRO dipulihkan. Selain itu, nanti keluarga juga akan menyampaikan tuntutan lainnya.

‘’Jika hasilnya tidak sesuai harapan kami, maka kami akan koneksikan dengan rekan-rekan pengacara. Kemudian, juga akan minta bantuan pada ahli IT apakah penjelasan pihak kepolisian melanggar undang-undang atau tidak dalam proses rekonstruksi. Kalau ada ya kami akan ambil langkah hukum,’’ tandasnya.

3. Polda Jateng masih melengkapi berkas persidangan

Kombes Pol Artanto, Kabid Humas Polda Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sementara, Polda Jawa Tengah saat ini masih tengah melengkapi berkas-berkas perkara persidangan etik untuk kasus penembakan GRO oleh Aipda RZ.

Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan, proses sidang kode etik Aipda RZ masih menunggu pemberkasan bukti-bukti perkara lengkap.

"Kita masih menunggu pemberkasan perkaranya lengkap oleh penyidik. Jadi, persiapannya hari ini masih melengkapi berkas perkara untuk kasus ini," katanya saat dikonfirmasi.

Untuk diketahui, proses sidang kode etik akan digelar di ruang sidang yang ada di Bidpropam Polda Jateng. Ruangan tersebut memang telah disiapkan segala prasarana yang memungkinkan mendukung pelaksanaan sidang kode etik bagi anggota kepolisian yang melanggar aturan.

Editorial Team

Related Article