Pernah berada dalam situasi membingungkan di mana kamu yang setia, tetapi justru yang dituduh main belakang? Menghadapi tuduhan tanpa alasan dari pasangan tentu terasa sangat menyebalkan dan menguras emosi. Bukannya fokus menjaga keharmonisan hubungan, kamu malah dipaksa memutar otak untuk membuktikan ketidakbersalahan yang sama sekali tidak kamu lakukan.
Ternyata, fenomena tuduhan palsu ini bukanlah hal yang kebetulan. Dalam kacamata psikologi, perilaku mendadak ini menjadi tanda bahaya (red flag) utama yang membongkar rasa bersalah mereka sendiri. Yuk, pahami alasan psikologis di balik sikap manipulatif tersebut!
