ilustrasi UMKM (IDN Times/Aditya Pratama)
Instrumen pembiayaan terus memperkuat ekonomi kerakyatan di awal tahun. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp4,10 triliun kepada 77.423 debitur. Angka ini tumbuh 24,70 persen secara nilai dan 11,85 persen dari sisi jumlah debitur.
Di sisi lain, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) tersalur sebesar Rp8,32 miliar kepada 1.660 debitur. Walaupun mengalami kontraksi secara tahunan, penyaluran kredit ini tetap krusial untuk menjaga keberlangsungan usaha mikro dan memperluas basis ekonomi produktif.
Potensi Karbon Biru (Blue Carbon) di Pesisir
Selain fokus pada kinerja awal tahun, Jawa Tengah mulai mengimplementasikan strategi fiskal jangka panjang melalui program karbon biru sesuai Peraturan Presiden 110/2025. Provinsi ini memiliki potensi 31 ribu hektare mangrove, dengan 14 ribu hektare area perdagangan karbon.
Langkah ini membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menekan pengeluaran akibat abrasi dan rob. Intervensi melalui skema blended financing APBN–APBD dan optimalisasi pasar karbon menjadi instrumen penting guna mengurangi risiko fiskal daerah, menjaga stabilitas ekonomi pesisir, dan memperkuat pendapatan nelayan.