Viral Intel TNI Buntuti Anies, Kodam IV: Kebetulan Ketemu di Warung Soto

Semarang, IDN Times - Tiga anggota intelkam TNI viral di media sosial diduga tepergok membuntuti Anies Baswedan saat berada di Kabupaten Karanganyar. Pihak Kodam IV Diponegoro Semarang kini telah memperdalam informasi mengenai temuan kabar tersebut.
Kapendam IV Diponegoro Semarang, Kolonel (Inf) Andy Soelistyo mengatakan ketiga anggota intelkam yang sempat selfie dengan Anies Baswedan memang dari satuan intel (Satintel) Kodim Karanganyar.
"Berdasarkan proses verifikasi lanjutan dan pendalaman internal, kami memperoleh kejelasan data bahwa tiga orang yang berada dalam foto bersama Bapak Anies Baswedan tersebut merupakan prajurit TNI AD dari unsur intel Kodim Karanganyar," kata Andy saat dikontak IDN Times, Kamis (5/2/2026).
Kendati begitu pihaknya perlu meluruskan kabar yang terinformasi bahwa tiga intel itu membuntuti Anies Baswedan.
Dari penelusuran yang akurat, katanya Anies Baswedan saat kejadian sedang makan siang di warung Soto Mbok Giyem Karanganyar.
Kemudian di saat bersamaan, menurut Andy tiga intel tersebut juga sedang kebetulan sedang di warung Soto Mbok Giyem untuk melaksanakan pemantauan rutin di lingkungan kejaksaan setempat.
"Adapun keberadaan ketiga prajurit tersebut di warung Soto Mbok Giyem adalah semata-mata untuk makan siang usai melaksanakan kegiatan rutin pemantauan wilayah di lingkungan kejaksaan, sebagai bagian dari tugas kewilayahan yang mereka emban. Penjelasan ini kami sampaikan sebagai penyempurnaan informasi, seiring dengan diperolehnya hasil pengecekan yang lebih lengkap dan akurat," urainya.
Lantaran ada di tempat yang sama, Andy menekankan bahwa pertemuan antara tiga intel dengan Anies Baswedan di warung Soto Mbok Giyem sifatnya hanya kebetulan. Tak lama tiga intel diajak selfie oleh Anies.
"Pertemuan dengan Bapak Anies Baswedan di lokasi tersebut sifatnya kebetulan, dimana selanjutnya ketiga prajurit tersebut diajak berfoto bersama oleh Bapak Anies," tuturnya.
Oleh sebab itulah, pihaknya bilang kabar yang menyebutkan intel membuntuti Anies Baswedan di Karanganyar sama sekali tidak benar. Intel yang dimaksud juga tidak melakukan pengawasan, pemantauan atau tujuan tertentu terhadap kegiatan Anies di Karanganyar.
"Jadi, kehadiran prajurit TNI AD di lokasi tersebut tidak berkaitan dengan sosok maupun aktivitas Bapak Anies, yang kita ketahui bersama bahwa saat ini beliau merupakan warga masyarakat biasa," bebernya.
"Kami berharap penjelasan ini dapat meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang, sekaligus menjaga suasana tetap sejuk dan objektif, serta tidak mencederai kepercayaan publik terhadap profesionalisme TNI AD," tukasnya.


















