Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kunjungi Bulog Ngabeyan, Zulhas Beri Bantuan Pangan untuk Ojol

IMG_6346.jpeg
Gerakan Pangan Murah, pembagian 600 paket sembako untuk ojol di Sukoharjo. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya sih...
  • Zulhas dan tim bagikan 600 sembako untuk ojek online di Solo Raya.
  • Bantuan sembako melibatkan pihak swasta seperti PT Halalan Thayyiban untuk menjaga stabilitas pangan.
  • Penerima bantuan, Aris (40), merasa terbantu dengan adanya program tersebut dalam menjaga daya beli masyarakat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukoharjo, IDN Times – Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangka Program Hari Jaminan Ketahanan Pangan yang digelar di Kompleks Pergudangan Bulog Ngabeyan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (2/1/2026).

1. Bagikan 600 sembako untuk ojek online.

IMG_6386.jpeg
Gerakan Pangan Murah, pembagian 600 paket sembako untuk ojol di Sukoharjo. (IDN Times/Larasati Rey)

Dalam kegiatan tersebut, Zulhas didampingi Menteri Perdagangan Budi Santosa, dan pengusaha kuliner asal Solo Puspo Wardoyo menyalurkan langsung bantuan sosial pangan bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online di wilayah Solo Raya. Sebelumnya, mereka juga sempat meninjau langsung gudang Bulog Ngabeyan.

Sebanyak 600 pengemudi ojek online menerima paket bantuan sembako dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, 1 kilogram tepung, serta 1 liter minyak goreng.

“Ini pasae murah, pasar murah itu kalau ada harga yang naik kita turunin seperti beras, beras kalau naik dikit kita turunin dengan pasar murah. Naik ada pasar murah, naik apa pun pasar murah,” jelas Zulhas kepada awak media.

2. Libatkan pihak swasta untuk salurkan bantuan.

IMG_6348.jpeg
Gerakan Pangan Murah, pembagian 600 paket sembako untuk ojol di Sukoharjo. (IDN Times/Larasati Rey)

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas mengatakan jika bantuan sembako ini merupakan bagian dari program berbagi yang melibatkan sinergi antara pemerintah, Bulog, serta pihak swasta yakni PT Halalan Thayyiban di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, Bulog, dan sektor swasta tersebut diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Ya pasar murah itu, membeli di harga murah cuma disini temen-temen ojol ada yang bantu dari Pak Puspo Wardoyo dari PT HATI (Halalan Thayyiban) dia yang membayar. Jadi Bulog diberi harga subsidi untuk rakyat mestinya, tapi rakyat gak bayar karena dibayari oleh HATI, Pak Puspo, orang baik kami terima kasih,” ungkap Zulhas.

“Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” sambungnya.

3. Ojol merasa terbantu.

IMG_6387.jpeg
Gerakan Pangan Murah, pembagian 600 paket sembako untuk ojol di Sukoharjo. (IDN Times/Larasati Rey)

Sementara itu, salah satu penerima bantuan dari pengemudi pjek online, Aris (40) mengaku senang dan terbantu dengan adanya program tersebut.

“Alhamdulillah senang banget dibantu, ya paling gak seminggu atau dua minggu kedepan gak beli beras, Alhamdulillah,” ungkapnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Tanah Bergerak di Blora Meluas ke Pemukiman Warga, Amblas Hingga 50 cm

03 Jan 2026, 10:00 WIBNews