Manfaat Jagung Sebagai Bahan Pangan Lokal, Bisa Cegah 2 Penyakit Ini Lho

Semarang, IDN Times - Sejumlah komoditas pangan lokal saat ini memiliki peluang untuk dijadikan sebagai sumber penguat ketahanan pangan nasional.
Langkah yang ditempuh Presiden Joko "Jokowi" Widodo yang sedang menggalakan sorgum sebagai bahan pangan alternatif rupanya direspon positif oleh kalangan peneliti.
Tak cuma sorgum saja, komoditas yang bisa dijadikan energi pangan alternatif yaitu jagung.
1. Jagung tersedia luas di Jawa Tengah

Guru Besar Teknologi Pertanian dari Universitas Semarang (USM), Prof Dr Ir Haslina menyampaikan jagung merupakan bahan pangan yang tersedia secara luas di seluruh Jawa Tengah.
Berdasarkan hasil penelitiannya, setidaknya ada tiga kabupaten/kota yang menjadi pusat penghasil jagung.
"Kalau keseluruhannya ada 77 bahan pangan lokal di wilayah Indonesia. Nah, salah satunya jagung. Kenapa komoditas ini yang kita teliti mengingat sumber potensinya sangat besar. Dan juga Jawa Tengah untuk jagung potensinya tinggi. Sentra jagung selama ini ada di Wonosobo, Grobogan, Temanggung," kata Haslina di sela pengukuhan gelar guru besar di Auditorium USM, Jalan Soekarno-Hatta, Gayamsari, Semarang, Rabu (14/12/2022).
2. Sudah saatnya masyarakat Jateng mencari bahan pangan alternatif

Menurutnya sudah saatnya masyarakat Jawa Tengah mulai melakukan diversifikasi pangan sesuai anjuran Presiden Jokowi. Pasalnya, sumber pangan lokal sebenarnya gampang didapat di sekitar masyarakat.
Dirinya selama ini juga telah melakukan riset dan membuat road map mengenai pemanfaatan jagung sebagai bahan pangan lokal.
"Sudah dari dulu ada pesan dari Pak Jokowi bahwa kita harus menggiatkan penggunaan bahan pangan lokal. Oleh sebab itulah, kita musti sama-sama menggiatkan jagung sebagai komoditas pangan lokal. Untuk bidang saya selama ini terkait riset saya memang punya road map yang harus konsisten dan fokus ke teknologi pangan nasional. Ketika saya lakukan sampling, pemanfaatan jagung bisa pada bagian rambut jagung, bonggol dan bekatulnya. Sehingga limbahnya juga memiliki nilai guna bagi masyarakat," jelasnya.
3. Jagung bisa cegah diabetes dan kolesterol

Lebih lanjut, Haslina mendorong kepada Pemprov Jateng untuk memulai menggalakan gerakan pemanfaatan jagung sebagai sumber pangan lokal yang berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan jagung maka masyarakat Jawa Tengah bisa memiliki beragam hal positif.
Menurut Haslina jagung bisa diolah menjadi bahan pangan yang rendah kolesterol. Selain itu, jagung pun kaya akan vitamin lainnya.
"Saya berharap Jawa Tengah bisa jadi contoh bagaimana upaya untuk menggalakkan komoditas lokal yang bisa disebar ke semua daerah. Tentu untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan butuh energi dan support semua pihak dan instansi. Manfaat jagung sendiri memiliki indeks glesimik yang rendah. Dan Sebenarnya sangat bagus bagi penderita diabetes. Sampelnya juga sudah diteliti dan bagus untuk kurangi kolesterol," bebernya.
4. Berikan dukungan penuh kepada pemerintah pusat

Ia berharap apa yang dilakukan selama ini mampu mendukung penuh program pemerintah pusat terkait pengggunaan komoditas lokal.
"Masyarakat bisa sama-sama mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan," pungkasnya.



















