Wonogiri, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memutuskan memberikan pendampingan bagi Desa Kepyar di Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri lantaran menjadi wilayah kategori kemiskinan ekstrem.
Menurut Kepala Desa Kepyar Mei Rina Tri Purnawati, wilayahnya termasuk miskin ekstrem karena banyak warganya kerap meminta bantuan kepada pemdes maupun Pemkab.
"Warga desa kami masih mengharapkan bansos, membuat mereka malas membuat atau mengembangkan usaha," ujar Mei saat pembukaan pameran dan Bazar UMKM di pelataran Gubernuran Semarang, Kamis (20/8/2026).
Ia menjelaskan warga desanya memang sering menjadi penerima manfaat bansos. Akan tetapi di sisi lain tidak diikuti kegiatan pemberdayaan dan kemandirian.
Dengan kondisi ini ia bilang justru tidak menimbulkan dampak apapun. Imbasnya membuat warga Desa Kepyar terjebak kemiskinan secara berkelanjutan.
Status miskin ekstrem di area Desa Kepyar, katanya semenjak 2012 silam. Selama puluhan tahun lamanya ia jumlah penerima bantuan paling banyak di desanya.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyatakan dirinya punya program inisiatif yang diarahkan kepada OPD untuk memberikan pendampingan bagi satu desa miskin ekstrem. Ini jadi ide Pemprov Jateng demi mengentaskan kemiskinan ekstrem dan mendorong kemandirian desa.
BPSDMD mendapat tugas aktif mendampingi Desa Kepyar salah satu upayanya yakni mengenalkan dalam pameran UKM kali ini," jelasnya.
Luthfi juga bilang program satu OPD satu desa bentuk kerjasama yang telah diberikan pemerintah dan perguruan tinggi. Diharapkan turut membantu mengembangkan potensi desa yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Adapun pemberantasan kemiskinan dimulai dari tingkat desa. Sehingga pihaknya berharap dengan adanya trobosan ini dapat mereduksi desa-desa termiskin di wilayah-Jateng agar desa bisa lebih berdaya dan naik kelas.
Kepala BPSDMD Jateng Uswatun Hasanah menambahkan pihaknya mempunyai intervensi kemiskinan tak cuma logistik namun bagaimana mengembangkan SDM agar di suatu desa yang masuk dalam kategori miskin ekstrem dapat naik kelas di tingkat nasional.
